BULELENG – Wakil Bupati Buleleng melepas sembilan mahasiswa penerima program beasiswa studi lanjut yang akan menempuh pendidikan di Universitas KH Abdul Chalim (UKHAC), Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan pelepasan berlangsung di Yayasan Nurul Huda, Kabupaten Buleleng, dan dihadiri sejumlah tokoh dari unsur pemerintah, ulama, serta lembaga pendidikan.

Pelepasan tersebut menjadi bagian dari komitmen program pengiriman mahasiswa Bali untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas KH Abdul Chalim. Program yang dirintis sejak 2016 itu secara konsisten memberikan kesempatan kepada generasi muda Bali untuk memperoleh pendidikan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buleleng, Ketua PCNU Kabupaten Buleleng, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, serta Kepala Yayasan Nurul Huda selaku tuan rumah.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, ulama, organisasi keagamaan, yayasan, dan lembaga pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Bali.

Tahun ini, sebanyak sembilan mahasiswa mendapat kesempatan mengikuti program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas KH Abdul Chalim. Dari jumlah tersebut, enam mahasiswa berasal dari Kabupaten Buleleng, sedangkan tiga lainnya berasal dari Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana.

Dengan diberangkatkannya sembilan mahasiswa tahun ini, total mahasiswa asal Bali yang telah dikirim untuk menempuh pendidikan di Universitas KH Abdul Chalim sejak program tersebut dimulai pada 2016 mencapai 146 orang.

Rangkaian kegiatan pelepasan diawali dengan doa bersama yang diikuti pengurus yayasan, para mahasiswa penerima beasiswa, orang tua, serta keluarga yang turut hadir mengantar. Acara kemudian dilanjutkan dengan seremoni pelepasan dan pemberangkatan secara simbolis pada pukul 18.00 WITA.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Buleleng menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diperoleh para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Ia berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

Para mahasiswa juga diingatkan untuk senantiasa menjaga nama baik keluarga dan daerah asal, menjunjung tinggi adab, serta disiplin selama menjalani pendidikan.

Kesempatan menempuh pendidikan di luar daerah, kata dia, merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan kepribadian yang baik.

Program beasiswa tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin banyak memberikan kesempatan kepada generasi muda Bali untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa diharapkan dapat kembali ke Bali dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan, mereka diharapkan mampu menjadi generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.