Dua utusan Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama’ (PW PERGUNU) Bali, Moh. Sahlan dan A. Hirzan Anwari, memenuhi permohonan peserta dalam kegiatan Latihan Kader Bela Negara oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, di Dodik Bela Negara Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan Bali. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 21 – 24 September 2026.
Peserta terdiri dari beberapa unsur masyarakat, meliputi Tokoh Agama, Tokoh Adat, Toko Masyarakat, Organisasi Masyarakat, dan Komunitas tingkat pratama se-Provinsi Bali tahun anggaran 2026.
Acara dimulai dengan upacara sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi oleh Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemenhan RI, Brigjen TNI Luhut Marpaung.
Dalam sambutannya, ia berharap semua pihak yang menjadi bagian dari kader bela negara kelak bisa mempertanggung jawabkan amanah di lingkungannya masing-masing. “Saya berharap kepada para peserta yang berasal dari berbagai unsur, bisa menginternalisasikan nila-nilai bela negara di lingkungannya masing-masing dengan beragam pendekatan.” Ujarnya.
Peserta yang berjumlah 325 orang ini digembleng dengan pelatihan semi militer, seperti cara baris-berbaris pada saat apel dan upacara, peduli terhadap sesama, disiplin waktu, dan lain sebagainya.

Selain itu, mereka juga diberikan bekal materi tentang bela negara dari berbagai aspek. Seperti menjaga tanah adat, bijak menggunakan media sosial, tanggap terhadap bencana, dan lain-lain.
Di sela-sela pematerian tentang bijak menggunakan media sosial, A. Hirzan Anwari sebagai utusan PW PERGUNU Bali bertanya mengenai bagaimana sikap bijak Pemerintah Bali menangani persoalan judi online (judol)dan pinjaman online (pinjol) yang berseliweran di jagat maya.
Menurut Hirzan, meski dua persoalan tersebut tidak masuk dalam materi, namun sangat berpengaruh buruk terhadap nasib masyarakat dan dapat menjadi salah satu penyebab rapuhnya pondasi bela negara.
Kegiatan ini ditutup oleh Danrindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H. Dalam sambutannya ia mengapresiasi semangat semua unsur yang menjadi peserta dan berharap agar bisa menjadi pionir bela negara di lingkungan sekitarnya.