Kiriman puisi tangal 05/03/19 selamat membaca!
Kemarin…
Aku begitu mendambakanmu…
Begitu yakin bahwa aku akan mendapatkan mu seutuhnya…
Iya seutuhnya…
Tanpa ada lagi penyekat…
Tanpa ada lagi jarak…
Namun sekarang…
Aku harus merelakanmu…
Dengan mengikhlaskan segala pengorbanan…
Dan juga perjuangan yang belum sempat terbayar…
Tersayat? Pasti.
Namun umur yang mengajarkannya untuk tak lagi terlalu tersungkur…
Pada kenyataan yang perihnya tak dapat diukur…
Karya :Prefi Kefikhatunnisa