Selasa, Agustus 25, 2026
Kiriman puisi pada 26-01-19 dimoderasi tanggal 27-01-19 Selamat Membaca! Like a beach hit by waves Like a storm that is blocked by wind You are like plankton Which is not clear about its existence You try asking with anger I tried to answer with a smile Sometimes you question Questioning the hurt little heart  Sad, but you think I'm laughing This self is reluctant to expect me to laugh In the...
Kiriman puisi pada 21-01-19 dimoderasi tanggal 22-01-19  Selamat Membaca! Diatas bumi sekarang ku berpijak Meratap sesal yang membeku Menangis semua rasa sakitku Semuanya terlambat sudah Kini semua telah menjadi butiran debu kering Hanya teriak dalam hati yang terngiang Aku sudah larut dalam penyesalan Sedih dan kecewa yang kurasa saat ini Waktu berjalan begitu cepat tanpa kita sadari Hingga aku lupa bahwa semuanya berputar bagai roda menggelinding mengitari kehidupanku ini Menjadi kekasih takdir...
Kiriman puisi pada 21-01-19 dimoderasi tanggal 22-01-19 Selamat Membaca! Rotasi malam membuat diri ingin dibenah Karna telah melalui langit di hari siang Berfikir apa yang telah aku panah Untuk pencapaian yg layak dikatakan menang Jati ini benar benar belum terarah Diri ini masih saja ingin marah Dengan hal yg membuat kebaikan punah Sampai Otak kanan memutuskan aku payah Lentera jadilah cahayamu penerang diri Agar gelap tak lagi menjadi duri diri Asingkan...
Kiriman puisi pada 21-01-19 dimoderasi tanggal 22-01-19 Selamat Membaca! Penyemangat dalam lelahku Penyinar dalam gelapku Membawa beribu kebahagiaan Hanya untuk sebuah senyuman Pergi dengan membawa jutaan kerinduaan Bagai malam penuh kegelapan Dengan rasa berat aku relakan Walau berakhir F sangat menyakitkan Disini aku sendiri Rembulan malam menemani Dengan keindahan cahaya menyinari Walau rasa sunyi terus saja menghampiri Meratapi sebuah kesedihan Bersama sebuah kerinduan Belajar dari sebuah kegagalan Untuk menciptakan kebahagiaan Karya : April Lilia Pusitasari

Puisi : Hujan

Kiriman puisi pada 21-01-19 dimoderasi tanggal 21-01-19  Selamat Membaca! Hujan Berkah tuhan tiada tara Penyubur kehidupan alam semesta Teman dikala gundah Yang menyimpan 1000 rasa Banyak orang bilang Aku suka hujan Tetapi nyatanya Hanya sebatas katanya saja Untuk menjual romantisme semata Tetapi... Beda halnya dengan diriku Aku suka hujan Hujan itu segalanya Temanku disaat semua tak ada Di saatku gundah Aku bisa menangis di bawah hujan Dengan sesuka hati Sebab.. Air mata ini bisa kandas Bersama alirannya Karya : Rika Awaliah
Kiriman puisi pada 19-01-19 dimoderasi tanggal 20-01-19 Selamat Membaca! Aku wanita Mungkin berani mengungkapkan Namun takkan berani bertindak Aku wanita Mungkin berani menunggu Namun takut untuk mengejar Aku wanita Mungkin mampu mengekspresikan Namun tak berani mngambil keputusan Aku wanita... Yang ku bisa hanya mengagumi Yang ku bisa hanya berucap lirih Yang kulantunkan hanya tentang hati Aku wanita Stuck in here Tak bergerak kemanapun Tak berani berkutik Bahkan sebatas berdehem Aku wanita... Salahkah aku mencintai dengan lancang ? Salahkah aku berkata lantang...

Puisi : Ayah

Kiriman puisi pada 20-01-19 dimoderasi tanggal 20-01-19 Selamat Membaca! Seorang yang menghabiskan waktunya diluar rumah Bukan untuk bersenang senang melainkan untuk mencari nafkah Sampai terkadang terlintas dalam fikiran kita bahwa dia tidak peduli, tidak sayang akan diri kita ini, namun semunya salah Dia melakukan itu untuk menjalankan tugas nya yang sudah menjdi tanggung jawab sebagai kepala keluarga dalam sebuah rumah tanggaDan buat ayah yang...
Kiriman puisi pada 18-01-19 dimoderasi tanggal 19-01-19 Selamat Membaca! Kepada hati yg aku tertuju utknya.... Tahukah kamu... Aku merindukanmu diam2 Meski q tau,itu bknlah hak q Tetapi....apalah daya q Aku manusia biasa yg memiliki rasa... Kpda hati yg aku jatuh cinta padanya Maaf.....tlh mengukir nama mu dlm hati q Menyebut nama mu dlm doa q Dlm diam aku menyukai mu Sekalipun kau tak mengetahui rasa q Cobalah sesekali saja kmu tanyakan kpda...

Puisi : Rindu

Kiriman puisi pada 18-01-19 dimoderasi tanggal 19-01-19 Selamat Membaca! Ajari aku utk menghapus rindu Rindu ini seperti rindu yg menggetarkan relung hati Rindu ini sprti hujan yg mengharapkan datangnya pelangi Ketika rindu datang menyapa Rindu yg membuat q kembali menyebut nama mu Rindu yg kembali memperbincangkan diri mu kpada Rabb q... Dgn rindu yg kembali menjadi tema dlm tarian jemari q... Maaf jika x ini aku rindu... Karya :...
Kiriman puisi pada 18-01-19 dimoderasi tanggal 19-01-19 Selamat Membaca! Entah ini bersifat dosa atau tdk Aku tlh menganggap mu sebagai sesuatu... Kebahagiaan yg terindah Meski kadang x aku  merasakan dilema atas perasaan q... Tapi aku tetap berusaha utk mengikuti alur cerita dlm skenarioNya...Q jaga hati q Q jaga fitrah q Q jaga batasan Wlw sering x di dera rasa Namun... Keyakinan hati q ini Sllu menguatkan Karena aku percaya... Taqdir q.... Sudah di tentukan...
- Advertisement -

Lagi Populer

Lagi Hangat