Selasa, Agustus 25, 2026

Puisi : Sahabat

Kiriman puisi pada 18-01-19 dimoderasi tanggal 19-01-19 Selamat Membaca! Dia yang mengerti tanpa kita beritahui Dia yang mampu memahami bagaimana kondisi hati Tanpa diminta dia datang menghampiri untuk menengangkan hati Walau diri ini kadang ingin menyendiri tetapi dia tetap ada untuk menemaniPersahabatan yang tidak ada kemunafikan Sehingga membuat kita selalu merasakan kenyamanan Kita kawan bukan lawan Jadi kita saling memberi dorongan bukan malah saling menjatuhkan Walau kadang pertengkaran...
Kiriman puisi pada 17-01-19 dimoderasi tanggal 19-01-19 Selamat Membaca! Tak mudah kita untuk mendapatkannya Perlu banyak doa dan segala usaha Walau terkang kegagalan hadir ditengah perjalanan Yang menghambat sebuah perjuanganKarena tidak ada istilah sukses tanpa adanya kegagalan Yang dijalani dengan penuh kesabaran dan keiklasan Dapat mewujudkan segala impian dan keinginan Walau perasaan menyerah terkadang hadir ditengah keyakinan Teruslah mencoba berpikir optimis Dengan menghilangkan pikiran pesimis Teruslah belajar dengan giat dan...

Puisi : Jarak

Kiriman puisi pada 16-01-19 dimoderasi tanggal 16-01-19 Selamat Membaca! Bagai angin Terasa, namun tak tampak Tersimpan dalam hati sampai jantung tak berdetak Dan selalu berharap menyatukan sebuah jarak Walau sebenarnya hati ini tidak mempunyai hak Ketulusan dan kesabaran yang membuat kita tegar Setiap hari rasa ini semakin mekar bagaikan bunga mawar Yang bisa dilakukan hanya memandang lewat sebuah gambar Dan tak lupa juga selalu berikhtiar Kuncinya satu, untuk saling...
Kiriman puisi pada 11-01-19 dimoderasi tanggal 12-01-19 Selamat Membaca! Sungguh aku mencitai kamu Ku tak tahu cara mendekatimu Setiap melihatmu ingin slalu mendekatimu Ku tak tahu Cara mendekatimu Yang aku tahu Mendekati tuhan-Mu Ku mohon pada-Mu Tuhan Ingin kubersamanya Mungkinkah dirimu dapat kumilki Adakah dihatimu terukir namaku Karya : Hermansyah
Kiriman puisi pada 05-01-19 dimoderasi tanggal 05-01-19 Selamat Membaca! aku lupa caranya tidur! kenapa? karena saat lembar kertas menjadi kanfas tangan kuasnya dan pena catnya kamu selalu jadi lukisanku aku lupa caranya tidur!! bagaimana? ucapkanlah dari sebrang sana bisikan dari hatimu bahwa kau akan hadir disebersit mimpiku agar akau terlelap dalam zona nyamanku baiklah.. aku akan berdo"a agar terlelap semoga malam ini tuhan turunkan hujan agar apa? karna ditengah melodi rintik hujan dapat ku dengar suaramu bernyanyi lagu...

Puisi : Musim

Kiriman puisi pada 05-01-19 dimoderasi tanggal 05-01-19 Selamat Membaca! aku ingin memindahkan  semua musim dalam dunia ke rumahku musim dingin dikamarku meletakkan musim gugur diteras rumah musim hujan dikamar mandi dan musim panas diruang keluarga bagiku semua itu mungkin saja jika kau adalah musim hujan yang ku nanti dikala kemarau kian mengganggu kau akan jadi butiran salju yang siap membekukanku, dengan tatapanmu kau adalah musim gugur yang menjatuhkanku seluruh daun-daun kegundahan dalam hidupku dan...

Puisi : Menyerah

Kiriman puisi pada 05-01-19 dimoderasi tanggal 05-01-19 Selamat Membaca! aku pernah mencintai seseorang tapi aku di dustakan aku pernah lagi mencintai satu orang tapi ia pergi entah kemana lalu aku jatuh cinta lagi pada satu orang lainnya tapi aku hanya dimanfaatkan dan terakhir.. aku kembali jatuh kerelung terdalam seseorang namun lagi-lagi aku hanyapelampiasaan haruskah aku menjadi bajingan? agar tau rasanya menjadi yang dicintai tanpa mencintai ? dan perihal rindu ia punya dan aku hanya...

Puisi : Malamku

Kiriman puisi pada 05-01-19 dimoderasi tanggal 05-01-19 Selamat Membaca! malam menyepi menggulam menggulung bintang menyesak nafas menahan dinginnya malam hujan rindu ini terhirup kepeparu menambah kalang kabut tubuh menyudut ke kolong memory tenggelam dalam khayal tak pasti malam ini khan terlewati ? pasti !! seperti malam lalu yang sama merindu lagu tanpa suara merindu puisi tanpa kata merindu kita tanpa kamu apalah artinya? Karya : Julia Sari Indah F.

Puisi : Galau

Kiriman puisi pada 05-01-19 dimoderasi tanggal 05-01-19 oleh redaksi fandifilm Selamat Membaca! aku padamu seutuhnya untukmu lalu apa yang kau tunggu ? selarik kode etik ? masih perlu kah ? tak usah kau tunggu karna takkanku berikan kode apapun untuk apa ? jika hatimu juga berkata aku ? adakah kode tuhan yang masih kau dustakan ? lewat hati yang berbisik lirih naun tak kau dengarkan ? lalu aku harus apa? mendoakan yang tak mungkin ? akankah...
Artikel Oleh Shine Dikirim 02.01.19 Dipublish 02.01.19 BOLEHKAH UMAT ISLAM IKUT MERAYAKAN TAHUN BARU MASEHI Merayakan Tahun Baru Masehi menurut Islam.PARA ulama berbeda pendapat tentang hukum merayakan Tahun Baru Masehi, yakni malam 1 Januari. Dari berbagai literatur kita bisa jumpai dua pendapat utama: mengharamkan danmembolehkan. Larangan Perayaan Malam Tahun Baru Masehi Pendapat yang mengharamkan menggunakan dalil tidak bolehnya menyerupai kaum kafir (nonmuslim) karena perayaan malam tahun baru masehi adalah perayaannya kaum...
- Advertisement -

Lagi Populer

Lagi Hangat