TABANAN — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kerambitan bersama badan otonom (Banom) NU menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di kawasan Perumahan BCA Land, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Mengabdi dengan Akhlak Teladan Rasulullah dalam Kehidupan Bermasyarakat.” Peringatan dihadiri jajaran pemerintahan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan beserta lembaga dan badan otonom, warga Nahdliyin Kecamatan Kerambitan, masyarakat Muslim Perumahan BCA Land, alim ulama, tokoh masyarakat, serta pengasuh Pondok Pesantren Bali Bina Insani.
Ketua Panitia Pelaksana, Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan peringatan Maulid Nabi.
Dalam kesempatan tersebut, Gunawan menyampaikan terima kasih kepada jajaran MWCNU dan PCNU Tabanan serta para donatur yang telah berkontribusi, di antaranya Warung Mekarsari, PT CPI Tabanan, Haji Marzuki, dan Edi Susanto. Ia berharap dukungan tersebut mendapatkan balasan keberkahan dari Allah SWT.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Tabanan, H. Aang Ali Makhfudz Khunaefi, memberikan apresiasi terhadap MWCNU Kerambitan yang dinilainya aktif dalam menggerakkan berbagai kegiatan organisasi. Ia menyebut keterlibatan unsur NU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, hingga Pagar Nusa sebagai bagian dari kekuatan organisasi di tingkat kecamatan.
Menurut Aang, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan toleransi, memperkuat persatuan, dan mendorong kemaslahatan umat serta masyarakat.
Ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, prinsip persaudaraan dan kemanusiaan perlu terus dijaga oleh warga Nahdliyin, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Bali.
Apresiasi juga disampaikan Perbekel Desa Sembung Gede, I Gusti Nengah Sulandra. Ia menilai kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam peringatan Maulid Nabi menunjukkan kuatnya persatuan dan kebersamaan masyarakat di wilayah tersebut.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga solidaritas serta menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif. Made Dalem juga menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan tidak langsung disebarluaskan melalui media sosial. Menurutnya, permasalahan sebaiknya terlebih dahulu dikoordinasikan melalui perangkat lingkungan, pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas agar dapat diselesaikan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Nengah Sulandra juga menegaskan komitmen Pemerintah Desa Sembung Gede dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan administrasi dan kebutuhan lainnya di Kantor Desa Sembung Gede tanpa dipungut biaya.
Menutup sambutannya, ia mengajak panitia dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan setelah kegiatan berlangsung. Sampah yang dihasilkan selama acara diharapkan dapat dikumpulkan dan dibersihkan bersama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut menjadi momentum bagi warga Nahdliyin dan masyarakat Kecamatan Kerambitan untuk mempererat ukhuwah, menjaga toleransi, serta mengimplementasikan keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Mengabdi dengan Akhlak Teladan Rasulullah dalam Kehidupan Bermasyarakat,” kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, serta menjunjung tinggi kemaslahatan bersama.
