Pimpinan Anak Cabang (PAC)  Fatayat Nu Kecamatan Batuririti Bali mengadakan acara gema maulid dengan tema “Mencintai Nabi dengan Akhlaq Mulia”, Rabu, (11/11).

170 orang peserta terdiri dari berbagai komunitas  pengajian ibu-ibu Desa Candikuning diantaranya; Muslimat Nu Kecamatan Baturiti, Grup Qasidah An-nur, Pengajian MTA, Pengajian An-nisa’, Pengajian Hizb Nahdlatul Wathon serta Pengajian Muallaf Desa candikuning, acara  dilaksanakan di gedung MI Al-Hidayah Candikuning.

Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WITA dengan pembacaan Rotibul Hadad oleh anggota PAC Fatayat NU Baturiti kemudian pada pukul 09.15 WITA memasuki acara inti yakni pembukaan Gema Maulid Nabi Muhammad Saw.

Doc. Foto bersama usai kegiatan

Tujuan dilaksanakan acara ini menurut sahabat Aida Lubna, SPd.I selaku ketua panitia: “Tujuan acara ini ada tiga: Pertama: Meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt  serta bersyukur atas segala nikmat-Nya. Kedua, Menumbuhkan rasa cinta kepada baginda nabi Muhammad Saw dengan mengikuti segala ajarannya. Ketiga, mempererat tali silaturrahmi dengan Pengajian ibu-ibu se-Candikuning II. Keempat, membudayakan sholawat dalam setiap keseharian kita dengan harapan mendapat syafaat dari rasulullah Saw.

Ditengah keberagaman pengajian ibu-ibu Candikuning diharapkan dengan adanya acara Gema Maulid ini dapat menyatukan keberagaman yang ada, jangan samapai dengan adanya keberagaman ini memecahbelah persaudaraan sesame warga Candikuning.

Pada kesempatan ini hadir juga ketua PAC Fatayat Baturiti sahabat Aminatun Hasanah, SPd.I memberikan sambutan. “Ia mengharap dengan diselenggarakannya Gema Maulid ini kita dapat meneladani sifat-sifat Nabi  Muhammad Saw. Salah satu teladan yang Nabi Muhammad ajarkan kepada umatnya adalah sifat tidak mudah marah dengan orang yang memusuhi kita. Ketika ada orang yang tidak suka terhadap kita, menjelekkan kita balaslah dengan suri tauladan yang baik.”

Ia juga menjelaskan bahwa Fatayat NU Kecamatan Baturiti sudah ada sejak beberapa puluh tahun yang lalu, ketika Hj. Junaidah(sesepuh agama)  muda tetapi pada saat itu fakum dan bangkit kembali pada Agustus 2020. Dengan kebangkitan Pac Fatayat Baturiti diharapkan dapat membawa kemanfaatan bagi kampong Islam Candikuning, salah satu misi PAC Fatayat NU Baturiti ialah dapat membantu proses “ngurisang” (Potong rambut) perempuan muallaf di Candikuning.

Penulis : Dinul (PAC IPPNU BATURITI)