Bertepatan dengan tanggal 12 Ramadhan 1442 H, Fatayat NU genap berusia 71 tahun. Serangkaian acara di gelar oleh PC Fatayat NU Kab. Tabanan guna memeriahkan Harlah Fatayat ke 71. Diantaranya adalah pembagian takjil ke beberapa masjid, musholla dan TPQ, istigosah yang dilaksanakan serentak di seluruh PAC se Kabupaten Tabanan dan puncaknya tasyakuran yang dibarengi dengan santunan anak yatim piatu dan fakir miskin. Sebanyak 27 anak yatim mendapatkan santunan berupa uang tunai dan bingkisan perlengkapan sekolah. Namun untuk tetap menerapkan protokelr kesehatan maka pada tasyakuran kali ini hanya dihadirkan sebanyak 7 orang anak yatim piatu, dan sisanya akan disampaikan langsung ke kediaman masing-masing oleh perwakilan fatayat

Bertempat di Musholla Al Hijrah Lembah Sanggulan, puncak acara Harlah Fatayat kali digelar dengan sederhana yang dihadiri oleh Ketua PCNU, PC Muslimat, PC GP Ansor, IPNU dan IPPNU Tabanan. Serta tidak ketinggalan Sahabat-sahabat Banser yang juga berpartisipasi dalam pengamanan kegiatan ini.

Mengusung tema “Adaptasi Tantangan Masa Kini untuk ketahanan perempuan” Ketua  PC Fatayat Tabanan, Tri Ayu Wahyuni, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, “Di tengah kondisi pandemi yang  tengah menyelimuti Bangsa Indonesia hendaknya semangat berkhidmat tidak boleh pudar. Sebagai pemudi NU harus tetap energic dan terus berinovasi. Harus bisa beradaptasi dengan tatanan baru, melaksanakan semua program kegiatan dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan”.

PC Fatayat NU Tabanan sempat mengalami ke-vacuum-an selama lebih dari 10 tahun. Namun dibawah kepemimpinan yang baru saat ini PC Fatayat NU Tabanan sudah mulai bangkit kembali. Bahkan dalam waktu kurang dari satu tahun telah berhasil membentuk beberapa PAC.

“Selamat Harlah Fatayat ke 71, gunakan momentum Harlah kali ini sebagai penyemangat untuk terus bangkit dan bergerak maju. Jaga sinergitas antar banom-banom NU agar NU di Tabanan bisa semakin sukses ke depannya” pesan KH. Musta’in Hamry, Ketua PCNU Tabanan