Kiriman puisi tanggal 03/03/19 selamt membaca!
Desiran ombak menyapu karang
Sepoi angin yang membawa amis asin air laut
Mengombang ambingkan jiwa
Menuju muara tak bertepi
Ku nikmati, ku ratapi
Setiap bulir dinginnya
Meregangkan otot-otot kaku
Hingga terlepas dari sendinya
Tarian pohon kelapa yang menghantarkan
Wejangan-wejangan kopi
Sepoi angin yang membawa amis asin air laut
Mengombang ambingkan jiwa
Menuju muara tak bertepi
Ku nikmati, ku ratapi
Setiap bulir dinginnya
Meregangkan otot-otot kaku
Hingga terlepas dari sendinya
Tarian pohon kelapa yang menghantarkan
Wejangan-wejangan kopi
Pagi malam siang petang
Bertemankan diga retek berhembus parau
Berusaha merasakan manisnya
Agar kelak tak terbakar bara apinya
Aku adalah Ashar
Yang menantikan terbitnya fajar
Bukanlah aku ashar
Yang menunggu maghrib menggelegar
Bermimpi agar kelak ashar berlalu
Sunrise yang ku lihat mengugu
Menyambutku dengan rona indahnya
Tanpa mendug yang menggelayuti pipinya
Bertemankan diga retek berhembus parau
Berusaha merasakan manisnya
Agar kelak tak terbakar bara apinya
Aku adalah Ashar
Yang menantikan terbitnya fajar
Bukanlah aku ashar
Yang menunggu maghrib menggelegar
Bermimpi agar kelak ashar berlalu
Sunrise yang ku lihat mengugu
Menyambutku dengan rona indahnya
Tanpa mendug yang menggelayuti pipinya
Karya : Julia Sari Indah F.





















