Di dalam dinamika organisasi, satu kata yang paling sering terdengar ketika partisipasi mulai menurun adalah: sibuk. Alasan ini seolah menjadi jawaban paling aman untuk menjelaskan ketidakhadiran, keterlambatan respons, hingga menurunnya keterlibatan seseorang dalam aktivitas organisasi.

Padahal, jika ditarik lebih jauh, kesibukan bukanlah sesuatu yang eksklusif dimiliki oleh segelintir orang. Hampir setiap individu memiliki rutinitas, pekerjaan, dan tanggung jawab pribadi yang menyita waktu dan energi. Dengan kata lain, kesibukan adalah realitas bersama, bukan alasan istimewa yang hanya dimiliki oleh satu atau dua orang dalam organisasi.

Persoalannya menjadi berbeda ketika kesibukan dijadikan justifikasi untuk mengabaikan tanggung jawab yang sebelumnya telah dipilih secara sadar. Berorganisasi pada dasarnya adalah soal komitmen. Ia bukan sekadar ruang berkumpul, melainkan wadah untuk belajar bertanggung jawab terhadap amanah yang telah disepakati bersama.

Ironisnya, aktivitas organisasi sering kali tidak menuntut waktu yang berlebihan. Banyak organisasi hanya memiliki agenda rutin yang terbatas, bahkan terkadang hanya berlangsung sekali dalam sepekan. Jika dalam ruang waktu yang sesempit itu pun partisipasi masih terasa berat, maka yang patut dipertanyakan bukan lagi soal waktu, melainkan soal prioritas.

Di titik inilah organisasi sering kali diuji: apakah ia benar-benar dipandang sebagai ruang perjuangan bersama, atau sekadar tempat singgah ketika waktu luang tersedia.
Karena pada akhirnya, organisasi tidak pernah benar-benar kekurangan orang yang sibuk. Yang sering kali kurang adalah kesediaan untuk menempatkan tanggung jawab pada posisi yang semestinya.

Maka pertanyaannya sederhana namun penting untuk direnungkan bersama: sampai kapan kesibukan akan terus menjadi tameng untuk menjauh dari tanggung jawab organisasi?
Sebab jika alasan itu terus dipelihara, bukan tidak mungkin yang perlahan hilang bukan hanya kehadiran seseorang, tetapi juga komitmen yang dulu pernah diikrarkan saat memutuskan menjadi bagian dari organisasi itu sendiri.

_Michael Andi