Sabtu, Juli 11, 2026
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 -19 dimoderasi tanggal 04 - 02 - 19 selamat membaca! Sore yang memerah Dalam balutan rona merah jingga Dipenghujung lautan kata Aku terdiam dalam kegalauan yang tak pernah usai Entah apa yang membuat terjerat Aku padamu Atau hidupku mengambang di dasar hatimu Tak menentu Terombang ambing rindu tanpa rasa Bagai senja yang menggulam Dengan rayuan maut awan abu-abu Tertelan gelap malam Dan tak terlihat merona jingga Aku...
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 19 dimoderasi tanggal 04 - 02 -19 selamat membaca! Bolehkah aq terus seperti ini ? Bolehkah aku terus memikirkanmu ? Bolehkah aku tetap menjadikanmu motivasiku ? Bolehkah aku terus menjadikanmu sumber inspirasiku ? Bolehkah aku menulis banyak cerita tentangmu ? Karena ntah sejak kapan aku mulai hafal ritme nafasmuKadang aku pernah mencari alasan Mengapa aku tidak membencimu saja Dan sayangnya...
Rutinitas setiap hari sampai larut malam membuat tubuh jadi sangat kelelahan dan membuat banyak orang susah bangun pagi, namun ada juga beberapa orang yang memang memiliki kebiasaan susah bangun pagi karna faktor-faktor yang lain. Padahal biasanya kita harus bangun pagi karna ada acara, rutinitas seperti sekolah, kuliah pagi, atau tuntutan pekerjaan. Nah disini saya kan memberikan beberapa tips agar bisa...
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca! Banyak bintang bertaburan Tapi kau malah memilih bulan Berbulan bulan sudah kau senyap Tanpa hiburku kau hilang Diriku sendiri menantikan tawamu Senyum manis saat ditatap Terseduh sedan saat kumelihatmu Kau pergi tanpa alasan Merenungi kejadian yang dulu Indah, tetapi kini gelap bagai butiran abu Kuingin kembali Kembali seperti dulu Tapi rupanya sudah terlupa Hingga penyesalan muncul Diakhir...
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca! Langit yang bercahaya  Berkata kepadamu Haruskah diri ini Mengelilingi luas samudra dan lautan? Tidak pernah meski dipercepat Disetiap hari mungkin itu milikmu Ketika langit hinggap Berteduh dipelupuk badanmu Langit yang indah! Didalam matamu Menjadi sorotan dikala badanmu Karya : Idha Ayu Maulidah

Puisi : Monokrom

Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca! Foto-foto yang tertempel ditembok Hitam putih Kupandangi satu persatu Menghitung sudah berapa banyak Hal yang aku lewati hingga dewasa Melupakan beberapa hal berharga yang tak mampu ku ulang Hanya mampu terngiang di pendengaran Mungkin ini satu hal dari hitam dalam putih hidupku Mengenang putih dalam penyesalan hitam ku Beranangan dan berandai Dalam banyangan...

Puisi : Egoku

Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimedorasi tangal 01 - 02 - 2019 selamat membaca! Aku egois Aku tak mau hidupku dicampuri orang lain Nasihat yang aku kantongi tanpa aku kenakan Perkataan mereka yang peduli yang hanya ku pakai sambal penyedap Tanpa aku nikamti Tapi mengapa aku bicara dengan orang asing ? Mengapa aku lakukan semua katanya yang belum tentu benar ? Kenapa aku mengiyakan...
Kiriman puisi tanggal 30-01-19 dimoderasi tanggal  31-01-19 selamat membaca! Malam ini langit indah Disertai baiknya sang hati Kadang kala meraung dengan erangnya Menyatu dengan iba mu Tidakkah kau lihat Apa saja yang kau perbaut Sehingga alam murka Alunan suara hati yang bersyair Bagai irama alunan musik Mungkin kau tak tersadar Dengan semua yang dilakukan Hingga amarah datang seketika Berkecamuk bagai bara api Tak tersadar telah dirasuki ganasnya emosi Mencari ruang kosong berpeluh peluh demi...

Puisi : Senja

Kiriman puisi tangal 30-01-19 dimedorasi tanggal 31-01-19 selamat membaca!  Senja pagi itu telah tiada menandakan bulan bersinar cerah Dengan semua keindahannya Dan ditampakkannya dengan jelas Saat awan malam mulai sunyi Menunggu.. Menantikan hati gundah yang tak pernah dimengertikan Karya : Idha Maulidah
Kiriman puisi pada 30-01-19 dimoderasi tanggal 30-01-19  Selamat Membaca! Ketoka kau lenyap Semua riuh berubah senyap Gemuruh hati redup bertahap Memintamu tak kuhazarap Karna jalanku semakin gelap Merindumu tak terucap Terdengar bising Namun tak bersayap Terkubur dalam dekap Izinkanku mencintaimu tak bertepi Walau sakit yang terperih Aku tetap mendo'amu dalam lirih Karya : Julia Sari Indah F.
- Advertisement -

Lagi Populer

Lagi Hangat