Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca!
Banyak bintang bertaburan
Tapi kau malah memilih bulan
Berbulan bulan sudah kau senyap
Tanpa hiburku kau hilang
Diriku sendiri menantikan tawamu
Senyum manis saat ditatap
Terseduh sedan saat kumelihatmu
Kau pergi tanpa alasan
Merenungi kejadian yang dulu
Indah, tetapi kini gelap bagai butiran abu
Kuingin kembali
Kembali seperti dulu
Tapi rupanya sudah terlupa
Hingga penyesalan muncul
Diakhir...
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca!
Langit yang bercahaya
Berkata kepadamu
Haruskah diri ini
Mengelilingi luas samudra dan lautan?
Tidak pernah meski dipercepat
Disetiap hari mungkin itu milikmu
Ketika langit hinggap
Berteduh dipelupuk badanmu
Langit yang indah!
Didalam matamu
Menjadi sorotan dikala badanmu
Karya : Idha Ayu Maulidah
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimoderasi tanggal 01 - 02 - 2019 selamat membaca!
Foto-foto yang tertempel ditembok
Hitam putih
Kupandangi satu persatu
Menghitung sudah berapa banyak
Hal yang aku lewati hingga dewasa
Melupakan beberapa hal berharga yang tak mampu ku ulang
Hanya mampu terngiang di pendengaran
Mungkin ini satu hal dari hitam dalam putih hidupku
Mengenang putih dalam penyesalan hitam ku
Beranangan dan berandai
Dalam banyangan...
Kiriman puisi tanggal 30 - 01 - 2019 dimedorasi tangal 01 - 02 - 2019 selamat membaca!
Aku egois
Aku tak mau hidupku dicampuri orang lain
Nasihat yang aku kantongi tanpa aku kenakan
Perkataan mereka yang peduli yang hanya ku pakai sambal penyedap
Tanpa aku nikamti
Tapi mengapa aku bicara dengan orang asing ?
Mengapa aku lakukan semua katanya yang belum tentu benar ?
Kenapa aku mengiyakan...
Kiriman puisi tanggal 30-01-19 dimoderasi tanggal 31-01-19 selamat membaca!
Malam ini langit indah
Disertai baiknya sang hati
Kadang kala meraung dengan erangnya
Menyatu dengan iba mu
Tidakkah kau lihat
Apa saja yang kau perbaut
Sehingga alam murka
Alunan suara hati yang bersyair
Bagai irama alunan musik
Mungkin kau tak tersadar
Dengan semua yang dilakukan
Hingga amarah datang seketika
Berkecamuk bagai bara api
Tak tersadar telah dirasuki ganasnya emosi
Mencari ruang kosong berpeluh peluh demi...
Kiriman puisi tangal 30-01-19 dimedorasi tanggal 31-01-19 selamat membaca!
Senja pagi itu telah tiada
menandakan bulan bersinar cerah
Dengan semua keindahannya
Dan ditampakkannya dengan jelas
Saat awan malam mulai sunyi
Menunggu..
Menantikan hati gundah yang tak pernah dimengertikan
Karya : Idha Maulidah
Kiriman puisi pada 30-01-19 dimoderasi tanggal 30-01-19
Selamat Membaca!
Ketoka kau lenyap
Semua riuh berubah senyap
Gemuruh hati redup bertahap
Memintamu tak kuhazarap
Karna jalanku semakin gelap
Merindumu tak terucap
Terdengar bising
Namun tak bersayap
Terkubur dalam dekap
Izinkanku mencintaimu tak bertepi
Walau sakit yang terperih
Aku tetap mendo'amu dalam lirih
Karya : Julia Sari Indah F.
Kiriman puisi pada 30-01-19 dimoderasi tanggal 30-01-19
Selamat Membaca!
Waktu berdetik
Berdentang mengganti tempat
Berputar tak henti
Berakhir yang telah berawal
Berawal lagi yang telah berakhir
Berpisah untuk kembali
Kembali untuk berpisah
Berjumpa tanpa bersua lagi
Meninggalkan jejak kaki
Hidup ...
Tak usah terlalu kau pikir
Hingga tertegun tanpa arti
Hingga membuang kisah demi duri
Cukup kau atur tanpa perlu kau frustasi
Jalani yang pasti
Tak usah kau ratapi
Genbate !
Karya : Julia Sari Indah F.
Kiriman puisi pada 25-01-19 dimoderasi tanggal 26-01-19
Selamat Membaca!
Ayah.....
Lihatlah anakmu ini
Lihatlah anakmu ini
Yang telah tumbuh besar
Seperti tanaman yang telah engkau sirami setiap hari
Layaknya apa yang engkau lampirkan tentangku
Dan yang telah engkau nantikan telah terjawab
Bahwa aku tak bodoh
Bahwa aku mulai dewasa
Ingin sekali rasanya aku memelukmu erat – erat
Dan lebh erat lagi
Hingga nafasku sulit untuk dijangkau
Dan mendekapmu hingga kau
Merasa bahwa pertanyaanmu telah...
Kiriman puisi pada 25-01-19 dimoderasi tanggal 26-01-19
Selamat Membaca!
I wish .. with love
Keinginanku Mencintaimu sederhan
Dengan Beberapa Kata yang tak sempat
Dan tak mudah terucapkan
Seperti halnya kayu kepada api
Yang telah menjadikannya sebubuk abu
I wish...
Keinginanku Mencintaimu
Dengan caraku sendiri
Cara yang sangat sederhana
Tanpa ada yang mengetahuinya
Dengan sarat yang tak mampu disampaikan
Seperti awan terhadap hujan
Yang menjadikannya tiada
Dengan penuh tanda tanya
Kau ambangkan diriku
Oleh : Idha Ayu Maulidah



























