Nukita.online | Tabanan – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama(IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tabanan, Menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud). Lakmud merupakan Latihan Kader Muda IPNU-IPPNU. Secara sederhana, Latihan Kader Muda atau Lakmud adalah nama dan bentuk dari jenjang kaderisasi formal tingkat dua dalam organisasi IPNU IPPNU yang memiliki tujuan, serta syarat dan ketentuan yang sudah ditentukan secara nasional. Kegiatan Lakmud perdana ini diselenggarakan di Gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hidayah Candikuning 2, Baturiti Kabupaten Tabanan, pada, Sabtu (29/04/2023) hingga Senin (01/05/2023)

“Kegiatan lakmud kali ini bertemakan “optimalisasi potensi pelajar untuk IPNU IPPNU berkelanjutan” dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari pengurus dan anggota PC IPNU IPPNU Tabanan. Adapun tujuan kegiatan ini yakni menciptakan kader IPNU IPPNU yang memiliki watak, motivasi pengembangan diri, rasa memiliki organisasi dan keterampilan berorganisasi serta upaya pembentukan standard kader yang mandiri” ,Ungkapnya Ketua Panitia Latihan Kader Muda PC IPNU IPPNU Tabanan, Alfiya Nazilah
Saya selaku perwakilan panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan serta pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan lakmud 1 PC IPNU IPPNU Tabanan, Tutupnya

“Saya sampaikan terimaksasih yang sebesar-besarnya kepada segenap hadirin tamu undangan, khususnya kepada kepala sekolah MI. Al-Hidayah dan Yayasan Sosial AL-Hidayah yang telah mensuppot dan memfasilitasi kegiatan Lakmud yang kami adakan”, Ujarnya Rekan Faruqi, Ketua PC IPNU Tabanan.
Kegiatan Lakmud ini adalah Lakmud perdana yang diadakan oleh PC IPNU IPPNU Tabanan dengan tema “optimalisasi potensi pelajar untuk IPNU IPPNU berkelanjutan”. sesuai dengan temanya Lakmud ini adalah proses tahap lanjutan ke tingkat yang lebih tinggi setelah Makesta, dimana pada tahap ini IPNU IPPNU harus menunjukan eksistensinya juga pertanggungjawaban sebagai kader termuda NU
Maka diharapkan dengan adanya kaderisasi lanjutan ini mampu mematahkan kekhawatiran para ulama dan tokoh-tokoh NU, yang mengatakan “sebuah abad besar telah lahir, namun masih ditemukan generasi tertindih”, sehingga para kader-kader dapat menjadi penerus NU, Harapnya
“Peserta yang mengikuti lakmud ini harus dengan niat hati yang ikhlas, jika mengikuti kegiatan ini dengan perasaan biasa saja maka kalian akan keluar dari sini menjadi orang biasa saja. Namun jika mengikuti kegiatan ini dengan niat dan semangat yang tinggi saya yakin ketika keluar dari sini kita semua pasti akan menjadi orang yang luar biasa”,Tutupnya

Ketua MWCNU Baturiti, Subandi S.Pd.I, M.Pd memberikan apresiasi dan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada PC IPNU IPPNU Tabanan yang telah memilih madrasah Ibtidaiyah ini untuk menjadi tempat yang luar biasa dari kegiatan Lakmud ini.
“Ini merupakan sebuah anugerah yang sangat luar biasa yang diberikan oleh NU melalui IPNU IPPNU kepada lembaga pendidikan yang ada di Yayasan Sosial Al-Hidayah ini”, Ungkapnya.

“Saya apresiasi agenda pengkaderan PC ipnu ippnu tabanan kali ini,
yang perlu kami ingatkan Bobot materi-materi yang terkandung di Lakmud 80% adalah soft skill yang dimana aktualisasi selanjutnya minimal bisa menata ulang sistem cara Kepengurusan IPNU IPPNU tambah masif tambah profesional dan tambah kompak lagi” Ujarnya Rekan Zaman, Ketua PW IPNU Provinsi bali.
Pewarta: Michael Andi





















