Dalam rangka menyambut puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan  acara bertajuk istighotsah dan do’a bersama, yang bertempat di Aula Pondok Pesantren Raudlotul Huffadz, Kediri-Kabupaten Tabanan, (04/02)

Istighosah dan do’a bersama ini diikuti oleh pengurus cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan Badan Otonom dan Lembaga yang meliputi Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU, Pergunu, LP Ma’arif, LPBI, LTN NU, LAZISNU, pengasuh Pondok Pesantren, ketua pengurus majelis ta’lim lingkungan NU dan para santri santriwati Ponpes Raudlotul Huffadz.

Seperti halnya NU di Kabupaten Tabanan, Melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Nahdliyin diinstruksikan untuk menyelenggarakan istighotsah berdasarkan Instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor 476/PB.01/A.II.08.47/99/01/2023 Tertangal 27 Jumadil Akhirah 1444 H./20 Januari 2023 M. tentang instruksi penyelenggaraan istighosah jelang satu abad Nahdlatul Ulama.

“Istighosah dan do’a bersama ini bertujuan untuk mensukseskan peringatan puncak satu abad Nahdlatul Ulama atau 100 tahun NU yang nantinya jatuh pada 07 Februari 2023 mendatang,” kata K. Abd. Aziz, S. Pd.I

Foto: Sambutan Rais Syuriah PCNU Tabanan ( K. Abd. Aziz, S.Pd.I)

“Perlu disampaikan, bahwa acara dalam rangka menyambut satu abad Nahdlatul Ulama (NU) bukan dilaksanakan hanya dibulan januari atau februari saja, Akan tetapi sudah sejak beberapa bulan yang lalu dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Tabanan

Mulai dari jalan sehat, hingga dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan yang di gelar oleh beberapa Badan Otonom dan Lembaga Nahdlatul Ulama yang ada dilingkungan Nahdlatul Kabupaten Tabanan, yang mana pelaksanaan tersebut bersamaan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2023″, Ungkapnya.

“Kita itu jadi pengurus NU insyaallah kalau membesarkan NU nantinya akan dibesarkan oleh NU,” Kata KH. Noor Hadi Al-Hafidz.

Untuk masa depan yang akan datang, tantangan NU akan semakin berat, akan tetapi system yang akan di pandu oleh NU adalah betul-betul mencerahkan masyarakat, karena pada dasarnya NU itu setelah dilahirkan khittah di situbondo, itu menjadi kebijakan politik oleh kita, Terangnya.

Foto: Sambutan Rais Syuriah PWNU Bali (KH. Noor Hadi Al-Hafidz)

Gus Ainun Ni’am dalam sebuah sambutannya menyampaikan, 2024 adalah tahun penting, dimana 2024 ini nantinya akan ada beberapa momen-momen baru yang harus kita laksanakan bersama. 2023 sampai 2024 bulan februari adalah tahun politik, maka bagi tokoh masyarakat agar mewaspadai kamera, jangan sampai foto dengan orang-orang yang mengaku NU, baik calon yang manapun kecuali memang kita bersamaan menghimpun pergerakan.

Sebagai informasi, resepsi puncak harlah 1 abad NU akan diadakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (7/2/2023) mendatang. Tepat pada hari ini, NU berusia 100 tahun versi hijriyah. PBNU telah menyiapkan sejumlah kegiatan diselenggarakan 24 jam nonstop.

“Pada tanggal 16 Rajab 1944 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 7 Februari 2023. Kegiatannya akan dimulai pada tepat pukul 00.00 waktu setempat sampai pukul jam 12 jam malam hari berikutnya,” kata Ketum PBNU, Gus Yahya sebagaimana dikutip dari NU Online. 

 

Pewarta: Michael Andi