Dalam menyambut adaptasi era baru dan menindaklanjuti Surat Edaran dari Pondok Pesantren seluruh santri pondok Pesantren Dalafiyah Syafi’iyah Sukerejo asal Kabupaten Tabanan sejumlah 74 santri melaksanakan kegiatan baja ( balik jama’ah), Senin (20/07).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dari proses karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari sesuai surat edaran pesantren, pada saat keberangkatan maupun sampai di pondok bekerja sama dengan dengan Rayon Iksass Tabanan sebagai panitia pelaksana Baja 2020 ini.

Pada hari Rabu (15/07) dilaksanakan koordinasi dengan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten tabanan oleh Moh.Rosyid, selaku Koordinator BAJA 2020. Kemudian Satgas NU Peduli Tabanan mendampingi proses Rapid Test di setiap Kecamatan.
Tepat Pukul 08.00 Wita para santri sudah berkumpul di halaman RM Banyuwangi di jalan By. Pass Ir. Soekarno ditinjau langsung oleh Kanit 3 Polres Tabanan dan Dishub Tabanan dan keberangkatan BAJA 2020 dilepas oleh Ketua Rayon Iksass Tabanan dengan doa bersama.
Fasilitas yang diberikan panitia kepada santri berupa masker berlogo IKSASS beserta snack dan konsumsi. Pada kesempatan tetsebut Ibu Putu Yuni Widyadnyani selaku Anggota DPRD Kab. Tabanan dan Ketua Yayasan Ekalawya Educare Fondation memberikan paket Stamina berupa Vitamin 800 biji dan 90 Masker Medis, Hand Sanitizer dari LPBI NU sejumlah 97 Botol dan 135 Masker.

Screning sangat ketat dilaksanakan oleh pihak Pondok Pesantren dari registrasi santri, verifikasi data, pemberian imun tubuh hingga test urin sebagai syarat santri bisa masuk ke asrama masing-masing dari pukul 16.00 wib – 23.00 wib.
Dodik-Fandi


















