Nukita.online | Denpasar – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Provinsi Bali menggelar Pelantikan dengan mengusung tema “Menguat Bersama, Maju Bersama Untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia”, yang bertempat di Nirmala Hotel & Covention Centre Denpasar, (28/01/24)
Pengurus tersebut dilantik langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU), Margaret Aliyatul Maimunah, M. SS., M.Si
Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, M. SS., M.Si, PC Fatayat NUse provinsi Bali, pengurus Tanfidziyah PWNU Bali Muslimat Nahdlatul Ulama Prov. Bali,PW GP Ansor Prov. Bali, PW IPNU IPPNU Prov Bali, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, MUI Prov Bali, Ketua Baznas Prov Bali dan Perwakilan PJ Gubernur Bali

Ketua panitia pelaksana, Marsya Febriana, S.Si., MT menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah berkontribusi memberikan kami semangat, do’a, bantuan materil maupun non materil kepada kami, sehingga kami insyaallah bisa melaksanakan pelantikan pada hari ini dengan lancar
“Kita perlu menyadari bahwa perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang setara dengan laki laki untuk mengenyam pendidikan dan berkarya sesuai dengan minat dan bakatnya hingga bisa menduduki posisi posisi strategis dalam dunia kerja sosial Politik maupun pemerintahan, maka dari itu semoga kesempatan ini bisa kita berdayakan untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan di segala bidang agar bisa menjadi bagian membawa Indonesia menjadi negara yang maju, adil dan makmur, terlebih membawa manfaat bagi masyarakat, berjuang demi kebaikan untuk menjaga kerukunan antar umat, bangsa dan negara”, Paparnya Marsya Febriana.

“Sudah saatnya sahabat Fatayat bali ini berbenah, Mari kita sama sama membangun pondasi yang kokoh, berkolaborasi dengan semangat kebersamaan dan bekerja keras demi mencapai tujuan bersama. Mari kita tingkatkan komunikasi, keterbukaan dan kerja sama antar anggota kita agar kita dapat bersama sama menjalankan tugas dan tanggung jawab kita dengan lebih baik”,Paparnya ketua PW Fatayat NU Bali, Tri Ayu Wahyuni, S.Pd, M.Pd.
“Kedepan tidak hanya dengan lembaga dan banom NU kita bekerjasama tetapi kita juga harus bersinergi dengan instansi pemerintahan dan lembaga-lembaga terkait untuk memberdayakan perempuan untuk lebih bermanfaat untuk masyarakat, perempuan tidak boleh lemah perempuan harus mandiri kuat dan bermanfaat perempuan juga bisa ikut andil dalam bagian pemerintahan dan juga dalam pembangunan negeri ini, maka mari kita luruskan niat yakin bahwa Fatayat Bali dengan wajah baru dengan semangat baru bisa jauh lebih baik lagi”, Sambungnya.

Selanjutnya sekretaris Kesbangpol, I Made Artanegara, S.STP.,M.Si sebagai perwakilan dari PJ Gubernur Bali mengatakan bahwasannya Fatayat NU merupakan organisasi yang patut kita banggakan, kiprah Fatayat NU dalam gerakan sosial keagamaan telah mendorong proses penyadaran dan perubahan sosial di akar rumput berjenjang dari ranting anak ranting cabang wilayah dan nasional bahkan internasional. Hal ini dilakukan melalui proses regenerasi dan kaderisasi kepemimpinan
“Pemberdayaan perempuan muda sebagai penggerak dalam menegaskan nilai nilai Islam dan kebangsaan sebagaimana spirit konsep islam moderat yang ditawarkan”
“Sejarah perjalanan bangsa mencatat dengan kemampuan dan kekuatan tersebut, Fatayat NU memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan perempuan muda. Faktanya mampu mempertahankan eksistensinya mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan dalam setiap episode sejarah perjalanan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran strategis dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional”, Jelasnya

“Saya berharap Fatayat NU bisa mewarnai Bali untuk menjaga keharmonisan dalam keberagaman dapat menjadi garda terdepan untuk menolak mengantisipasi gerakan intoleransi dan radikalisme serta selalu menjaga Pancasila undang undang dasar 1945 NKRI dan Bhineka Tunggal Ika”, Tutupnya
Ketua PWNU Provinsi Bali yang mana dalam hal ini di wakili oleh Drs. Saifuddin Azis menyampaikan bahwa dengan bangkitnya Fatayat NU Provinsi Bali ini mari kita bersama-sama untuk mengembangkan program yang dimana bersama keluarga besar NU kita berkontribusi dan berkolaborasi dalam pembangunan bersama pemerintah dan juga Ormas yang lainnya untuk ikut berkontribusi terkait dalam hal pemikiran maupun dalam hal yang lainnya

“Dalam hal politik NU adalah politik kebangsaan, bukan politik praktis, maka dari itu Fatayat NU sebagai Banom NU juga harus sebanding lurus baik itu aqidah maupun dengan hal-hal yang lainnya”, Tandasnya.
“Pelantikan ini bukan akhir dan tujuan terminal dari sebuah kepengurusan, tetapi sebaliknya bahwa pelantikan ini justru adalah awal dari sebuah perjalanan kepengurusan, kami Mengharapkan agar sahabat sahabat yang baru saja dilantik itu dapat menjalankan visi fatayat nu hari ini sejak kongres bulan juli tahun 2022 kemarin, kita sudah menetapkan bahwa organisasi fatayat NU hari ini harus mencapai pada satu visi bersama, yaitu menguat bersama maju bersama untuk perempuan Indonesia dan peradaban dunia”, Jelasnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU), Margaret Aliyatul Maimunah, M. SS., M.Si

“Penguatan program-program Fatayat NU yang berdasarkan pada fokus organisasi yaitu yang berkaitan dengan isu-isu pemberdayan perempuan dan perlindungan anak juga tentu program-program itu juga harus dilaksanakan pada berbagai tantangan yang ada di era kekinian dan Fatayat NU juga harus mampu menakklukan tantangan di era kekinian yaitu perkembangan teknologi “, Imbuhnya.
Penulis & editor: Michael Andi



















