TABANAN — Pimpinan Cabang (PC) NU Care–Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Tabanan menggelar rangkaian program Ramadhan sebagai bagian dari program nasional Pengurus Besar LAZISNU.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Solidaritas Ramadhan” dengan tagline “Satukan Solidaritas Kemanusiaan di Momentum Ramadhan 1447 Hijriah.” Program ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kalangan dhuafa.

Dalam rangka mengisi Ramadhan 1447 H/2026 M, LAZISNU Tabanan melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya pembagian paket sembako Ramadhan untuk dhuafa serta pembagian takjil gratis kepada masyarakat.

Foto: Berbagi Takjil Bersama Sahabat-sahabat PC Fatayat NU Kab Tabanan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian takjil pada 1 Maret 2026 yang dilaksanakan bersama PC Muslimat NU Tabanan di Lapangan Kediri. Selanjutnya, pada 6 dan 8 Maret 2026, LAZISNU Tabanan bersama PC Fatayat NU Tabanan kembali menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat di kawasan Sanggulan (Mapindo) dan sekitar Terminal Pesiapan.

Ketua LAZISNU Tabanan, Agus Heriyanto, menyampaikan bahwa dalam program Solidaritas Ramadhan tahun ini pihaknya berhasil menghimpun sekaligus menyalurkan sebanyak 176 paket bantuan serta 20 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Sebagian bantuan tersebut telah disalurkan melalui berbagai kegiatan sosial yang melibatkan badan otonom Nahdlatul Ulama di Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada Ahad, 8 Maret 2026, LAZISNU Tabanan menyalurkan paket sembako Ramadhan bagi kaum dhuafa secara simbolis. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama jajaran PCNU Tabanan, badan otonom, serta lembaga NU yang berlangsung di Gedung Sekretariat NU Care LAZISNU Tabanan.

Foto: Penyerahan surat keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah

Pada kesempatan yang sama, LAZISNU Tabanan juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada tiga Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS), yakni UPZIS Penebel, UPZIS MI Ma’arif, dan UPZIS RA/TK Khadijah. Penyerahan SK ini menjadi bagian dari upaya penguatan jaringan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di bawah naungan LAZISNU Tabanan.

Agus Heriyanto juga mengajak masyarakat, khususnya majelis taklim maupun pengurus musholla yang belum memiliki legalitas pengelolaan zakat, untuk bergabung dan mengajukan pembentukan UPZIS agar memiliki payung hukum yang sah secara syar’i maupun negara.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, LAZISNU Tabanan diharapkan dapat terus berkiprah dan bersinergi dengan berbagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama, sekaligus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.

___________________________________________________________

Pewarta & Editor: Michael Andi