Rosyid, Pengurus Ikatan Santri Salafiyah Syafiiyah (IKSASS) Tabanan menerangkan kepulangan santriwati dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah (P2S2) Sukorejo ke Tabanan, yang berjumlah 75 Santriwati dalam dua bus. Jum’at (03/04).
Pulangnya santri menurut Rosyid, dalam rangka libur pesantren, namun selain memang karena liburan juga antisipasi guna mencegah penularan Covid-19 yang dipicu virus corona.
“Iya memang karena liburan, disamping juga antisipasi pihak pesantren dalam wabah penyakit ini,” terang Rosyid.
Kedua bus tiba sebelum dan seduah Ashar para santri turun diterminal Persiapan Tabanan, lanjut Rosyid mengatakan para santri kemudian disambut aparat setempat.
“Disambut Kadis Perhubungan, PPNS Pol PP Kab. Tabanan, Dinas Kesehatan, Ketua Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Safiyah Sukerejo an. H. Zainul Hajar, Wali Santri, Polsek dan Polres Tabanan juga aparat Desa Dauh Peken yang dilanjutkan pemeriksaan kesehatan,” kata Rosyid.
Namun, Jauh sebelumnya Iksass Tabanan selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak baik Kepala Desa, Kepolisian, Dinas Kesehatan, demi lancarnya proses kedatangan santri di Tabanan.

Seperti biasa Dukcapil yang ikut hadir langsung melakukan pemerikasaan guna menyesuaikan KK santri dan KTP. Santri juga dihimbau oleh aparat pesannya selama empat belas hari kedepan santri tidak diperkenankan untuk keluar rumah hingga situasi memungkinkan.
“Meskipun santri sebelum berangkat dari pondok keTabanan sudah dicek kesehatan oleh dinas kesehatan Soekorejo, disini juga dilakukan dan Alhamdulillah berjalan lancar dan lebih cepet prosesnya, Karena kami selalu berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait, mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku ” tutup Rosyid.
Refortase/Editor : Irfandi
















