Untuk menjalin kekompakan intern pengurus, Ikatan Pelajar Nahdlotul Ulama Kabupaten Tabanan ziarahi salah satu makam Wali Pitu Bali, Minggu (05/01).
IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan melakukan ziarah ke dua makam Habib Ali bin Umar bin Abubakar Bafaqih yang bertempat di Pondok Pesantren Syamsul Huda, Loloan Barat Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Bali dan ke Makam Buyut Lebai berada di Jalan Gunung Agung, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.
Ziarah yang diikuti kurang lebih 35 pengurus itu berangkat menggunakan bus, Perjalanan dimulai jam 09.00 Wita. tiba di Kabupaten Jembrana sekitar jam 11.00 Wita.
Ketua IPPNU menjelaskan adapun tujuan diadakannya ziarah ke makam Wali Allah itu adalah i’tibar atau mengambil pelajaran tentang perjuangan Habib Ali bin Umar bin Abubakar Bafaqih semasa hidupnya guna memberikan bekal kepada IPNU IPPNU untuk terus mencintai ulama-ulama NU.
“Yaahh kita sesekali melakukan ziarah kemakam untuk keberkahan hidup juga i’tibar atau menambah ilmu pengetahuan agar rekan rekanita semakin kuat dalam perjuangan cinta ulama, karna Habib Ali Bafaqih ini adalah Wali Allah yang telah menyi’arkan islam di Bali”, jelas Ana Wahdatun Niswah.
Ana juga menambahkan selain untuk memperoleh keberkahan ilmu dan sejarah islam bali, juga disadarkan pentingnya ziarah makam agar selalu mengingat akhirat.
“Dengan ziarah ke kubur ini kita tambah ingat kematian, di mana segala amal perbuatan kita di dunia ini kelak akan dipertanggungjawabkan diakhirat”, imbuhnya.
Seperti pada umumnya peziarah, di makam Habib Ali Bafaqih, Ikatan Pelajar itu duduk bersila untuk membaca doa, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an diakhiri sedekah bersama-sama.
Sementara usai melakukan doa dan dzikir bersama, IPNU IPPNU melanjutkan perjalananya untuk bersilaturrahmi ke pengurus IPNU IPPNU Jembrana. Ahmad Fathur Ridho mengatakan pertemuan itu tidak lain adalah untuk bersilaturrahmi antar pengurus untuk saling mengenal sembari sharing program IPNU IPPNU.
“Alhamdulilllah usai dari makam kita melanjutkan pertemuan ke IPNU Jembrana, untuk saling berbagi ilmu, bahas program dan saling berkenalan antar pengurus”, kata Ketua IPNU.
Ziarah yang merupakan tradisi Annahdiyah tentu menjadi pelajaran penting bagi Ikatan Pelajar Nahdlaotul Ulama Kabupaten Tabanan, disamping menambah pengetuhuan juga memberikan bekal berupa motivasi kepada pengurus agar selalu peduli terhadap ulama-ulama yang telah mensyi’arkan islam NU hususnya di Bali.
Redaksi : Dzul Aidi
Editor : LTN NU
Editor : LTN NU
























