Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Provinsi Bali pada Minggu, 29 Maret 2026, berlangsung di Hotel Singaraja Indah, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini mengusung tema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi Menuju Insan yang Lebih Baik.”

Acara ini dihadiri oleh sejumlah unsur penting, di antaranya Bupati Buleleng yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol, perwakilan Forkopimda yakni Polres Buleleng dan Dandim 1609, Ketua DPRD Buleleng yang diwakili H. Mulyadi Putra, perwakilan Kementerian Agama dan Kementerian Haji, Ketua DMI dan MUI Buleleng, Baznas, jajaran PCNU Buleleng, pimpinan badan otonom NU, serta anggota Pergunu se-Bali, wali mahasantri, ikatan alumni (IKAMA), dan mahasiswa aktif penerima beasiswa (IMADE).

Ketua PC Pergunu Kabupaten Buleleng, H. Lewa Karma, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program PW Pergunu Bali dengan Buleleng sebagai tuan rumah yang didukung oleh IMADE dan IKAMA. Ia menjelaskan bahwa IMADE merupakan wadah mahasiswa aktif penerima beasiswa Pergunu, sedangkan IKAMA adalah organisasi alumni dari program tersebut.

Sejak 2019, lebih dari 100 penerima beasiswa telah tersebar di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, hukum, ekonomi hingga sektor keagamaan. Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menjaga silaturahmi serta memperkuat hubungan emosional dan sosial antaranggota Pergunu di Bali.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah alumni telah berkontribusi di instansi pemerintah dan masyarakat. Namun demikian, dukungan dari berbagai pihak masih diperlukan, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari latar belakang ekonomi terbatas. Selain itu, pihaknya turut mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam penyaluran zakat dan bantuan sosial selama Ramadan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW Pergunu Bali, Dr. H. Makhfudz, MA, menegaskan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan ciri khas umat Islam Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain. Momentum ini, menurutnya, menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi pasca Ramadan sekaligus memperkuat kolaborasi.

Ia menyebutkan, jumlah anggota Pergunu di Bali saat ini mencapai sekitar 2.150 orang. Ke depan, ia berharap sinergi antara alumni, mahasiswa, dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digital.

Perwakilan Bupati Buleleng melalui Kepala Badan Kesbangpol, Drs. Nyoman Widiartha, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pergunu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak.

Menurutnya, Halal Bihalal tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan tenaga pendidik. Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta membuka ruang kolaborasi yang luas bersama Pergunu.

Ia juga memastikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan.

Acara diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Sekretaris MUI Buleleng, H. Imam Syafii, kemudian ditutup dengan salam-salaman dan ramah tamah antar peserta.