Menyimak problematika dan situasi nasional yang terjadi akhir-akhir ini, yang menyita perhatian publik. PCNU Tabanan minta pemerintah bertindak tegas kepada siapapun yang merusak persatuan bangsa disampaikan pada rapat pleno perdana setelah Konfercab-VI diantaranya :
1. Meminta pemerintah serius dalam hal ini harus bersikap dan bertindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjaga keutuhan NKRI.
2. Situasi nasional sekarang harus dijaga dengan semangat memperkokoh persatuan dan tetap menjaga kesatuan, serta turut mendorong dan mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah yang sah.
3. Seluruh warga NU dan komponen bangsa harus saling bahu-membahu bersinergi dalam mencegah adanya upaya kelompok yang membuat gaduh dan menciderai rasa aman masyarakat.
4. Dengan adanya kekuatan besar di Indonesia seperti NU, kami berkeyakinan pasti akan aman dan tetap terjaga. NU harus dapat meyakinkan pemerintah bahwa kami ada di belakang pemerintah dan akan terus mendukung. Selagi masih bisa mempertahankan seperti ini, kami berkeyakinan pasti akan aman-aman saja. Tetap harus menjaga persatuan dan yakinkan pemerintahan kita ada di belakangnya, sehingga pemerintah tidak perlu ragu. Pemerintah harus yakin dan tegas dalam bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
5. Kami akan menyampaikan hal ini kepada seluruh warga NU dan masyarakat agar bersama-sama melakukan pembenahan dan pemahaman anti radikalisme, khususnya pada basis-basis NU di semua tingkatan, baik melalui badan otonom dan lembaga di lingkungan NU. Kita gelorakan semangat kebersamaan untuk berdoa. “Mari terus kita jalin persaudaraan” dalam menjaga keutuhan NKRI.
Tabanan, 22-11-2020
Ketua PCNU Tabanan
Mustain Hamry, S.Ag





















