Pembukaan Diklat Teknis Substantif Moderasi Beragama Angkatan I Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, bertempat di lantai dua.
Secara resmi dibuka oleh Kemenag Kabupaten Tabanan, dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta, (02/03).
Pada sesi pidatonya, Kemenag mengajak kepada semua peserta Diklat agar dapat menghargai perbedaan.
“Bapak – ibu berkumpul ditempat ini, dari berbagai agama adalah untuk mengenal satu lain, bagaimana dapat menyerukan agama dengan santun tanpa menyakiti yang lain,” kata Ida Bagus Putu Arsana.
Putu Arsana menambahkan pelatihan disamping menambah pengetahuan namun yang terpenting adalah bagaimana bisa saling menghargai dalam lintas agama.
“Diklat selain memperoleh ilmu, tentu bapak ibu harus menghormati dalam hidup berdampingan dan berbeda agama,” tambahnya.

Sementara menurut ketua panitia, tujuan diadakannya Diklat teknis substantif moderasi beragama salah satunya adalah semangat pengabdian yang berorientasi kepada pemberdayaan masyarakat.
“Salah satu tujuan Diklat ini tentang memantapkan orientasi sikap dan semangat mengabdi dalam pelayanan dan pemberdayaan di masyarakat,” kata H. Ngapirin dalam sambutannya.
Adapun peserta diklat terdiri dari para penyuluh baru dan lama berbagai agama sebanyak 40 orang dan masing-masing dari Kecamatan.
Turut hadir dalam acara, Kasubbag TU, Widyaiswara, Kasi Bimas Islam, Kasi Hindu dan Panitia serta pejabat struktural Kemenag Tabanan.
Foto : Surya Hatta
Reportase/Editor : Irfandi





















