Kiriman puisi pada 24-12-18 dimoderasi tanggal 24-12-18
Selamat Membaca!
Salam untuk terik dan dingin
Menghembus dunia oleh angin
Bumi seperti ditiupnya lilin
Gelap dan tak mau berkain
Air, terimakasih kau menjadi perantara
Untuk kami bersabar dan bersadar
Ketakutan ini dengan cepat mengumbar
Agar cinta dunia tak lagi menjadi pusar
Datangmu tak pernah bisa ter-estimasikan
Secara tiba dan mengalir mengejutkan
Ini adalah waktu untuk kita melangitkan ampunan
Sebelum tiba waktu yang sungguh berkesudahan
Cukuplah mati menjadi nasihat yang diam
Namun memberi pengaruh yang tak bisa diterkam
Jangan biarkan sujudmu itu padam .
Agar bumi tak lagi mendendam
Meninggalkan sebuah cerita yang tenggelam
Karya : Ninda Ayu Distira




















