Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang ke-21 tahun, Pimpinan Cabang (PC) LAZISNU Kabupaten Tabanan menggelar kegiatan tasyakuran khitan massal. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara khitan massal yang diselenggarakan pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Gedung Sekretariat NU Care LAZISNU Kabupaten Tabanan.
Khitan massal tersebut diikuti oleh 21 anak dari berbagai usia. Menariknya, peserta termuda dalam kegiatan ini berusia 3 bulan, sementara mayoritas peserta lainnya berusia di atas 1 tahun. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian LAZISNU Kabupaten Tabanan terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, sekaligus sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat dalam momentum peringatan harlah ke-21 LAZISNU.

Ketua NU Care–LAZISNU Kabupaten Tabanan, Agus Heriyanto, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tasyakuran dan pengiriman doa ini dilaksanakan sebagai ikhtiar spiritual menjelang pelaksanaan khitan massal.
Ia berharap, melalui doa bersama yang telah dilaksanakan, rangkaian khitan massal yang akan digelar keesokan harinya dapat berjalan dengan lancar, tanpa hambatan, serta membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan panitia.
Agus Heriyanto menjelaskan, khitan massal kali ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya oleh LAZISNU Kabupaten Tabanan. Program tersebut menjadi bagian dari pilar kesehatan LAZISNU melalui program NU Care Sehat, yang salah satunya diwujudkan dalam kegiatan khitan massal berkala.
“Insyaallah kegiatan khitan massal ini akan kita laksanakan secara rutin setahun sekali. Tahun lalu juga dilaksanakan pada tanggal yang sama, 22 Desember 2024, dalam rangka dua dekade NU Care–LAZISNU. Sedangkan tahun ini bertepatan dengan Harlah LAZISNU yang ke-21,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun jumlah peserta pada tahun ini sedikit menurun, antusiasme masyarakat tetap terasa. Dari kuota awal sebanyak 25 anak, tercatat 18 anak mendaftar, kemudian bertambah 3 peserta hingga total mencapai 21 anak.
Selain kegiatan khitan massal, dalam momentum Harlah LAZISNU ke-21, pihaknya juga menindaklanjuti instruksi dari pengurus pusat untuk membuka donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera. Dari hasil penggalangan dana tersebut, LAZISNU Kabupaten Tabanan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp27.019.000, yang selanjutnya akan disalurkan melalui pengurus wilayah untuk diteruskan ke pengurus pusat.
Agus Heriyanto berharap, pelaksanaan khitan massal dapat berjalan lancar, para peserta lekas diberikan kesembuhan, serta kelak tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan, H. Ali Mahfud Aang Khunaefi, S.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa ajaran Islam pada hakikatnya mudah dan penuh kemudahan, termasuk dalam pelaksanaan khitan yang melalui kegiatan khitan massal dapat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, NU melalui LAZISNU mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas warga NU, khususnya di tingkat bawah, agar tetap guyub, teduh, dan terus bekerja tanpa pamrih meskipun terdapat dinamika organisasi di tingkat pusat.
“NU bukan milik perorangan, bukan milik Syuriah, bukan milik Tanfidziyah, dan bukan milik kiai tertentu, melainkan milik seluruh jamaah. Karena itu, apapun keputusan dan ikhtiar yang dilakukan harus kita dukung demi kemaslahatan bersama,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berdonasi melalui NU Care–LAZISNU Tabanan, termasuk kepada para relawan dan Banser yang turut menjaga kelancaran serta keamanan kegiatan.
Menutup sambutannya, H. Ali Mahfud mengajak seluruh warga NU untuk menjadikan dinamika yang ada sebagai momentum penguatan solidaritas, menjaga akar organisasi agar tetap kokoh, serta terus berikhtiar dan berdoa demi terwujudnya NU yang istiqamah dalam membawa misi kemaslahatan umat.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya khitan, baik dari segi kesehatan maupun keagamaan, tetapi juga menjadi bukti komitmen Lazisnu dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.
Acara ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi nyata dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran Lazisnu sebagai lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan umat.
______________________________________________________________________________
Reportase & Editor: Michael andi



























