Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan organisasi pelajar NU di Tabanan. Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen, Merawat Khidmat: Mewujudkan IPNU-IPPNU Tabanan yang Kreatif, Inovatif, dan Militan Berlandaskan Nilai-Nilai Aswaja,” acara ini menjadi momentum penguatan komitmen kader dalam menjalankan roda organisasi.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Tabanan serta jajaran tokoh NU, termasuk Khatib Syuriah, Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, Ketua Muslimat NU, Ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU, Ketua PW IPNU-IPPNU Provinsi Bali, serta perwakilan dari Pergunu, Lazisnu, LP Ma’arif, dan Kepala MI Ma’arif NU Tabanan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yalal Wathan, dan Mars IPNU-IPPNU. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diikuti sambutan-sambutan, doa, dan ditutup dengan sesi foto bersama. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai forum penyusunan program kerja organisasi selama satu periode ke depan.

Ketua terpilih PC IPNU Kabupaten Tabanan, Rekan Faruqi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut pelantikan ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan semangat kolektif.
“Saya berharap seluruh jajaran pengurus, baik dewan harian maupun departemen, dapat menjaga komunikasi, bersikap profesional, dan menjaga nama baik IPNU di mana pun berada,” ujar Faruqi.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi aktif dari seluruh kader untuk memajukan organisasi melalui program kerja yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Faruqi mengajak para pelajar NU untuk terus mengembangkan kapasitas diri. “Kita harus terus belajar, membaca, dan menggali ilmu pengetahuan agar kelak siap menjadi generasi yang mampu membina useful generation, generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan, Rekanita Cantika, menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah tonggak kelanjutan perjuangan kader IPPNU di Tabanan. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah moral dan spiritual.

“Tema pelantikan kita tahun ini bukan sekadar slogan. Komitmen adalah fondasi, khidmat adalah arah. Kami ingin menjadikan IPPNU sebagai ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang membangun solidaritas kader,” ujar Cantika. Ia juga menargetkan terbentuknya program-program inovatif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh kader di berbagai tingkatan.
Cantika menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya dan berharap kolaborasi lintas elemen NU tetap terjaga. “Mari bersama menjaga marwah IPPNU di tengah tantangan zaman yang terus berubah,” pungkasnya.
Dalam forum Rakercab, salah satu isu strategis yang diangkat adalah penguatan kaderisasi berbasis teknologi serta peningkatan literasi pelajar Nahdlatul Ulama di Tabanan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, KH. Mustain Hamry, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh program badan otonom NU harus selaras dengan visi besar NU, dari pusat hingga ke tingkat ranting. Ia menyoroti tiga fokus utama: konsolidasi organisasi, agenda program yang jelas, serta pengembangan sumber daya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan aset organisasi secara legal dan profesional.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Provinsi Bali, Lailatul Putri Sakinah, menyampaikan harapan besar terhadap kemajuan IPPNU di Kabupaten Tabanan usai pelantikan kepengurusan baru.
Ia menekankan pentingnya kader IPPNU dan IPNU di Tabanan untuk terus berkembang, berinovasi, serta menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai Aswaja di tengah keberagaman aliran Islam di Bali. “Bali adalah medan perjuangan NU. Maka, kader IPPNU harus aktif mengajak remaja pada kegiatan positif dan membangun,” ujarnya.
Putri juga mendorong kader untuk terus belajar, saling mendukung, serta menjaga semangat khidmat dalam organisasi. Ia berharap para pembina dan pelindung dari PCNU Tabanan terbuka dan siap membimbing kader-kader muda dalam setiap prosesnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota dari PC IPNU IPPNU Tabanan dan juga dari PAC Selemadeg, Pupuan dan Baturiti yang berjumlah 40 orang

Upgrading selain bertujuan sebagai kegiatan refreshing juga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk merekatkan hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU. Untuk meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill rekan dan rekanita dalam menjalankan roda organisasi serta meningkatkan kinerja Pengurus IPNU IPPNU, (Sehingga) diharapkan agar Pengurus IPNU IPPNU dapat mengoptimalkan kinerja atau apapun yang sebelumnya belum optimal

Ketua PC IPPNU Tabanan, Rekanita Cindy mengatakan dalam sebuah sambutannya, bahwasannya tujuan dari kegiatan gathering dan upgrading organisasi ini adalah salah satunya untuk saling kenal dan merekatkan kembali hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU Tabanan serta mengingat lagi tujuan kita berorganisasi, sehingga nantinya kita sama-sama bisa mewujudkan satu visi dari organisasi IPNU IPPNU Tabanan
“tujuan ber-organisasi itu bukan mencari sumber penghidupan, tapi melalui organisasi kita cukupkan bekal masa depan”, Ungkap Cindy.
“Semoga apa yang akan kita lalui pada kegiatan gathering dan upgrading hari ini berkesan dan menjadi pengalaman terbaik di akhir tahun 2023 ini”, Harapnya.
Kepada LTN NU Tabanan, Senin (25-12-2023) ketua panitia penyelenggara kegiatan gathering pelajar dan Upgrading organisasi, Rekanita Risma mengatakan, Alhamdulillah sebelum berakhirnya tahun 2023 ini kami bisa berkumpul kembali seru-seruan dalam kegiatan Gathering Pelajar & Upgrading Organisasi. Dengan diadakannya kegiatan ini semoga dapat menambah semangat dan motivasi kader IPNU IPPNU TABANAN dalam berorganisasi kedepannya
Kegiatan upgrding ini dikemas dalam bentuk diskusi dialogis santai agar terkesan lebih interaktif dengan seluruh anggota, yang mana didalam upgrading ini diisi oleh beberapa pemateri dari pengurus IPNU IPPNU
Upgrading pertama yang disampaikan oleh Rekanita Nazilah menjelaskan bahwasannya didalam berorganisasi, tata niat terlebih dahulu, niatkan untuk kebaikan, insyaallah jika kita niatkan untuk kebaikan maka dalam berorganisasi akan lancar dan mampu mendapatkan hal-hal baik yang kelak akan berguna dalam kehidupan kita
Selanjutnya Rekanita Dinul menjelaskan, Organisasi merupakan suatu wadah yang dapat membantu kita untuk mengembangkan soft skill diantaranya Kepemimpinan, Time Management, Komunikasi, dan Problem Solving. Salah satu wadah organisasi itu ada di IPNU-IPPNU, IPNU-IPPNU merupakan wadah yang tepat bagi kita untuk mengembangkan ilmu-ilmu sosial dan keagamaan yang kita dapat sejak bangku sekolah dasar. Di dalam berorganisasi kita harus berani dan percaya diri dalam mengemukakan pendapat, berani untuk berinteraksi karna itu yang akan menjadi bekal di kehidupan kita sehari-hari.

Sementara itu Rekan Ahmad Fathur Rido selaku ketua demisioner PC IPNU Tabanan mengharapkan kepada kader-kader IPNU IPPNU Tabanan harus tetap menjaga kekompakan dan menjaga tali silaturahmi jangan sampai terputus
“Seberapapun jumlah anggota yang ada, Jangan pernah melihat dari segi Banyak dikitnya, tugas kita adalah menjaga dan merawat yang ada dengan sebaik-baiknya”
“Jadi Jangan melihat sedikit banyaknya, Yang sedikit tapi berkualitas”, Terangnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>