Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) genap berusia 61 tahun pada 11 Juni 2024. Perangkat Muslimat NU ini lahir dalam rangka membangun kesejahteraan sosial di Indonesia
YKM NU didirikan 11 Juni 1963 yang dibentuk khusus untuk menangani amal sosial Muslimat NU. Untuk pertama kalinya yayasan ini diketuai Nyai Hj. Solichah Wahid Hasyim hingga akhir hayat beliau. YKM NU kian memperluas kegiatan bidang sosial Muslimat sehingga lahirlah subbidang perlindungan, kesejahteraan keluarga, subbidang bantuan, dan subbidang kesehatan.

Dikutip dari laman muslimatnu.or.id, Ibu Dra. Hj. Siti Aniroh Slamet Effendy, selaku ketua periodik PP Muslimat NU, menyampaikan apresiasinya atas dedikasi YKM NU untuk masyarakat dengan berbagai program yang telah dirasakan manfa’atnya secara langsung oleh masyarakat dalam selama kurun waktu 61 tahun ini.
Selanjutnya Ibu Siti Aniroh juga mengatakan bahwasannya YKM NU merupakan perangkat Muslimat NU yang sangat aktif dan Alhamdulillah mendapat barokah rizki yang lancar.

“Kegiatan ini juga diisi dengan olah raga Bersama Perkumpulan Warga Tulang sehat (Perwatusi) Tabanan bersama sama dalam menyehatkan para perempuan Muslimat Nahdlatul Ulama”
Adapun anggota Pengurus Cabang YKM NU Kabupaten Tabanan terdiri dari 10 orang, dimana latar belakangnya adalah berada didalam bidang Perawat, Bidan, Fisioterapi dan Ahli gizi, yang mana seluruh pengurus bersatu untuk mengabdi didalam lembaga Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Kabupaten Tabanan.
Sejalan dengan itu, Ketua PC YKMNU Tabanan, Bdn Siti Zakiah S.ST, M.Kes juga terus berupaya untuk memperluas layanan untuk kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya di bidang sosial dan kesehatan
“Untuk kedepannya kegiatan ini juga akan terus berjalan dan berkelanjutan”, Tuturnya.

Adapun kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh YKM NU Tabanan dalam rangka memperingati harlah ke-61 tahun YKM NU sekaligus merayakan HUT RI ke-79 adalah berupa:
1.Senam Bersama mencegah osteoporosis
2. Pemeriksaan Gula Darah Gratis untuk Mendeteksi PTM
3. Membagikan Sarapan Sehat Gratis
4. Memberikan Vitamin A dan obat cacing gratis
5. Konsultasi kesehatan keluarga
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan Gizi dan pemberian Vitamin A dari Ahli Gizi pengurus YKM NU Tabanan, dimana Sasarannya adalah semua masyarakat yang hadir terutama warga muslimat NU kabupaten Tabanan.
Reportase: Michael Andi
]]>
Acara tersebut dihadiri dari jajaran pengurus wilayah Muslimat NU Provinsi Bali, Perwakilan Muslimat NU Kabupaten Kota Se-Provinsi Bali, Ketua PCNU Kabupaten Tabanan beserta Banom dan Lembaga, kepala kantor kementerian agama kabupaten tabanan, camat kediri, kapolsek kediri, danramil kediri, babinsa desa banjar anyar dan perbekel desa banjar anyar.
Acara pembukaan yang diawali dengan pembacaan Sholawat dari group hadrah Muslimat NU Pasekan, kemudian berlanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Muslimat, beralih ke acara berikutnya yaitu sambutan-sambutan, pemberian bingkisan kepada beberapa pihak dan diahiri dengan istigosah dan Do’a bersama untuk warga Palestina yang di pimpin oleh Bapak H. Saifuddin

Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Gusnadi, S.Pd. dalam sambutannya memberikan apresiasi dan support kepada panitia dan pengurus Muslimat atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Wilayah Muslimat NU Prov Bali. Seraya menyampaikan permohonan maaf, karena sekiranya bapak kepala kantor kementerian agama kabupaten tabanan yang akan memberikkan sambutan, namun beliau berhalangan hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan
Beliau juga berharap bahwa dengan berkumpulnya semua Pengurus Cabang Muslimat NU Se Provinsi Bali di tabanan ini Agar nantinya bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi bali, tentunya ibu-ibu muslimat NU nantinya bisa mengawal pemilihan menjelang tahun politik ini agar berjalan dengan kondusif dan luber langsung umum bebas rahasia adil dan sejahtera.

Selanjutnya ketua PC Muslimat NU Tabanan, Ibu Nyai Hj. Aisiyah S.Pd.I. menyampaikan tujuan dari acara hari ini adalah rapat koordinasi muslimat Nahdlatul Ulama kabupaten kota se provinsi Bali, yang mana dalam acara ini nantinya juga akan menkonsolidasinkan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan
“Sejumlah tamu undangan yang hadir pada kesempatan ini diantaranya dari PC Muslimat NU se Kabupaten Kota se Bali yang berjumlah 50 orang, sementara itu dari Tabanan juga berjumlah 50 orang yang sekaligus beberapa dari stake holder dan aparat pemerintahan”
“Perlu diketahui kegiatan Muslimat NU di Tabanan yaitu setiap tanggal 9 Acara pengajian rutin ke ranting-ranting yang berjumlah 9 ranting se Kabupaten Tabanan, setiap tanggal 20 diadakan pertemuan pengurus PC Muslimat NU Tabanan dan perlu diketahui juga bahwasannya di Tabanan ini sudah terbentuk 7 Anak Cabang (Ancab), Tabanan, Kediri, kerambitan, bajera, pupuan, baturiti
Kegiatan Muslimat NU yang lainnya adalah melaksanakan kegiatan PHBI dan PBHN serta kegiatan sosial yang Lainnya seperti penggalangan dana disaat ada musibah bencana alam untuk diberikan kepada korban yang mengalami dampak musibah, santunan anak yatim piatu dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh NU yang ada di Kabupaten Tabanan” Jelasnya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Prov. Bali, Ibu Nyai Hj. Dra. Any Hani’ah, M.A. mengatakan bahwasannya Hari ini kami mengadakan Rapat koordinasi Wilayah Muslimat NU Provinsi Bali, yang biasanya memang di selenggarakan setiap 4 bulan sekali, yaitu rapat koordinasi cabang seluruhnya untuk konsolidasi Pengurus dan anggota sebali, Dari berbagai bidang garapan yang ada di muslimat NU Provinsi Bali, ada bidang pendidikan, kemudian organisasi, ekonomi sosial, tenaga kerja, bidang hukum dan luar negeri
“Hari ini kita berkumpul yang pertama adalah konsolidasi, kemudian yang kedua adalah kaderisasi, Kami mengharapkan Di muslimat itu memang harus ada kaderisasi, Bagaimana modelnya yaitu di setiap periodisasi itu harus ada orang-orang baru yang muda”, Harapnya Ibu Nyai Hj. Dra. Any Hani’ah, M.A.
“Pengurus muslimat itu tidak ada yang namanya masa pensiun, muslimat itu tidak ada yang namanya mantan pengurus ataupun mantan anggota muslimat NU, tapi muslimat NU itu anggota selamanya hingga akhir hayat, jadi yang namanya orang NU itu sampai kapanpun tetap NU bahkan hingga meninggal dunia pun tetap NU, buktinya yaitu di Tahlili dan di Hauli”, Tegasnya.

“karena umur kalau di muslimat NU itu semangatnya masih sangat luar biasa aktifnya”, Sambungnya.
Dalam Rakor ini akan dibahas juga tentang pengembangan organisasi, karena didalam muslimat NU itu tidak hanya ketua, sekretaris kemudian bendahara dan bidang-bidang saja, tetapi berkembang ada perangkat kemudian ada lembaga yang diantaranya itu ada perangkat yang namanya yayasan pendidikan Muslimat NU Bina Bhakti Wanita yang bergerak di bidang pendidikan, kemudian ada perangkat Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU yang bergerak di bidang sosial dan kesejahteraan.
Lebih lanjut beliau juga menyampaikan kepada anggota Muslimat NU yang memiliki usaha Terutama UMKM, UMK dengan persyaratan Sederhana Maka Diharapkan sudah Memproses sertifikat halal karena dari Muslimat NU Provinsi Bali sudah mempunyai tenaga Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang berada di bawah Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sebanyak 335 orang se bali dan seluruh proses pembuatan sertifikat Halal itu gratis
“Karena tahun 2024 Bulan Oktober Tanggal 17 Maka seluruh produk yang beredar Di Provinsi Bali dan seluruh Indonesia yang diperjualbelikan Maka wajib bersertifikat halal”, Tutupnya.

Diakhir acara Rapat Koordinasi diisi dengan hiburan tari-tarian dari Anak-anak RA. Khodijah Muslimat NU Tabanan dan penampilan Qasidah Sholawat dari group hadrah Muslimat NU Pasekan
Reportase: Michael Andi
]]>Menghadirkan penceramah Ning Naylatul Alawiyah, S.H.I asal Jembrana Bali, Kegiatan halal bi halal mengusung tema “Satukan hati sucikan diri untuk meningkatkan peran Muslimat NU dalam membangun peradaban”.

Ketua muslimat dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya kegiatan ini dilasanakan sebagai kelanjutan dari kegiatan rutin muslimat pada ancab dan ranting se Kabupaten.
Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan halal bi halal kelanjutan dari rutinan muslimat yang bertujuan sebagai upaya melanjutkan silaturrahmi dalam rangka meningkatkan peran muslimat dalam membangun peradaban,” sambut Hj. Asiyah Rif’an S.Pd
Ketua muslimat juga menyampaikan ungkapan terimakasih dan berharap muslimat menjadi contoh bagi kaum perempuan dalam lingkungan bermasyarakat.
“Terimakasih kepada segenap Badan Otonom NU yang selalu memberi dukungan kepada kami, harapan kami Muslimat NU terus memberi contoh bagi kaum perempuan dalam lingkungan bermasyarakat, serta terus menebar pesan rahmatan lil ‘alamin, tambahnya.

Pelopor halal bihalal adalah KH. Abdul Wahab Chasbullah yang mana ketika presiden RI pertama Ir. Soekarno memanggil KH. Wahab Chasbullah datang ke istana negara di mintai pendapat dan saran, kemudian KH. Abdul Wahab Chasbullah menyarankan menyelenggarakan Silaturahim sebab sebentar lagi Idul Fitri, dimana seluruh umat Islam di sunnahkan bersilaturahim.
]]>Acara di mulai pukul 09.00 diawali penampilan para siswa yang sangat memukai, ketua panitia dalam laporannya menerangkan Graduation Paud Khadijah Tahun 2023 meluluskan sebanyak 145 siswa.

“Graduation Paud Khadijah tahun ini alhamdulillah meluluskan sebanyak 145 dari total 3 Raudlatul Athfal, kami berharap para wisudawan ini menjadi anak yang sukses dibidangnya, tentunya berbakti kepada orangtua berguna bagi agama nusa dan bangsa,” lapor Nur Syarifah, S.Pd.I
Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kabupaten Tabanan selaku pendiri dari 3 RA yang ada, turut memberikan sambutan ia menyampaikan ungkapan terimaksih kepada para orang tua.

“Selamat dan sukses kepada orang tua yang hari ini putranya telah wisuda, terimakasih kami sampaikan telah memberikan kepercayaan untuk menyekolahkan di RA,” sambut Ny. Hj. I Gusti Agung Gede Pramitasari, S.Pd.
Ia menambhakan agar para wisudawan yang telah lulus bisa tetap melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih baik.
“Tetap lanjutkan pendidikannya ke tahap yang lebih baik, harapan kami tetap eksis menjadi generasi qurani dan generasi yang berakhlak mulia serta ilmu yang telah diraih beemanfaat bagi semua,” tambah Ketua YPMNU
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan mengapresiasi kinerja nahdlatul ulama tabanan dalam bidang pendidikan islam.

“Kami bangga dengan Nahdlatul Ulama Tabanan yang telah mempu mencetak putra putri Tabanan menuju era baru, luar biasa sampai hari ini telah ada 3 RA, telah banyak prestsi yang diraih, semoga terus maju dalam berkontribusi dibidang pendidikan Islam di Tabanan,” kata Eli Mansur, S.Pd.,M.Ab.
Graduation Paud Khadijah Tahun 2023 berakhir pukul 12.30 turut hadir dalam acara Pengawas Madrasah RA dan MI, Anggota DPR Komisi 4 Tabanan, Muslimat NU Bali, Muslimat Bina Bahkti Wanita Bali, Muslimat NU Tabanan, PC NU, LP Maarif, GP Ansor, Fatayat NU, serta Kepala Wilayah dan Majelis Taklim.
Penulis : Irfandi
Editor : Michael Andi
Kegiatan pertama berbagi takjil dimulai pada hari minggu 2 April 2023, yang berlokasi di Jl. Kamboja Desa No.14, Dauh Peken / Depan Masjid Agung Al-Mujahidin Tabanan, Minggu(02/4).

Selanjutnya, kegiatan yang ketiga dan keempat dilaksanakan pada tanggal 9 april 2023 dan 16 April 2023 yang bertempat di Masjid Agung Al Mujahidin Tabanan yang selanjutnya akan di bagikan ke wilayah tanah bang dan Al amin tabanan, yang telah di kordinir oleh masing masing kordinator wilayah, sekaligus Penjualan beras bersubsidi 3kg seharga Rp 33.000, dengan tujuan agar mempermudah keluarga besar ancab MNU Tabanan dalam melaksanakan rukun Islam ke-4.
Sebanyak 450 paket untuk berbuka puasa, seperti nasi kotak, lauk, beraneka ragam kue, es buah, cendol, jus, kolak dan beragam jajanan tradisional khas Ramadhan lainnya yang dibigikan kepada para pengguna jalan melintas

Para pengguna jalan dengan sangat antusias dengan adanya pembagian takjil gratis ini, takjil ini tidak hanya dirasakan oleh warga muslim saja, akan tetapi juga dari yang non muslim bahkan diperbolehkan untuk mengambil takjil yang kami bagikan guna untuk menambah rasa toleransi dilingkungan minoritas
Selanjutnya pemberian santunan untuk anak yatim sejumlah 10 orang berupa voucher Senilai Rp100.000,00, dua nasi kotak dan jus

Adapun kegiatan yang terakhir adalah silaturahmi ke pinisepuh dengan memberikan paket bingkisan sejumlah 7 paket yang berisikan beras, gula, sirup, mie instant, telur dan minyak goreng
Penulis: Michael Andi
]]>
Turut hadir pada acara tersebut, Pengurus PCNU Kabupaten Tabanan dan perwakilan dari seluruh Badan Otonom maupun Lembaga Nahdlatul Ulama yang ada di kabupaten Tabanan serta seluruh anggota maupun pengurus Muslimat NU Se-Kaupaten Tabanan. Acara itu juga diisi hiburan oleh group Qasidah Shalawat Muslimat NU Tabanan
Peringatan Isra’ Mi’raj, Satu Abad NU Sekaligus Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama Yang ke-Ke-77 dilaksanakan dengan pembacaan shalawat serta Tausiyah yang disampaikan oleh Ibu Hj. Eva Diana Nadhifa Syihab, S.Ag. Adapun tema yang diusung yaitu Semangat Isra Mi’raj Untuk Menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Hj. Asiyah Rif’an S.Pd menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh para tamu undangan yang telah hadir pada acara ini
perlu diketahui bahwasannya kegiatan yang dilaksanakan oleh Muslimat NU secara rutin dan tidak rutin, secara rutin yaitu pengajian keliling dari Ranting ke Ranting setiap tanggal 9 satu bulan sekali, arisan pengajian PC dan PAC Muslimat NU, kegiatan PHBI seperti Isra’ Mi’raj, Maulid Nabi dan lain sebagainya dilaksanakan secara rutin dan juga peringatan Hari besar Nasional
“Sedangkan yang tidak rutin yaitu penggalangan dana disaat ada musibah bencana alam untuk diberikan kepada korban yang mengalami dampak musibah, santunan anak yatim piatu dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh NU yang ada di Kabupaten Tabanan,” Terangnya
“Mari kita tetap bersinergi dan tetap menjaga keadaban, etika, moral harus dikedepankan, jika kita kehilangan harta itu bukan segala-galanya, jika kita kehilangan kesehatan/sakit , itu baru separuh kehilangan, tetapi jika kehilangan adab, kehilangan moral, kehilangan etika dan akhlak maka kita telah kehilanan segala-galanya,” Ujarnya Mustain Hamry, S.Ag. ketua PCNU Tabanan

“Atas nama PCNU Tabanan dan seluruh badan otonom mari kita bersinergi, mari kita terus menjaga dalam rangka untuk bekerjasama khususnya didalam membantu pemerintah kabupaten Tabanan dalam pembangunan yang Aman Unggul dan Madani,” Ujarnya
Sementara itu Ketua PW Muslimat NU yang mana dalam hal ini diwakilkan oleh Bdn. Siti Zakiah, S.ST, M.Kes memberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Tabanan beserta seluruh perangkatnya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Muslimat NU yang berumur 77 tahun merupakan badan otonom dari Nahdlatul Ulama, sedangkan Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang ikut aktif dalam berjuang melahirkan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Ibarat seorang ibu yang berusaha mengeluarkan bayi dari kandungan maka dia harus mengeluarkan dengan sekuat tenaga. Maka Nahdlatul Ulama adalah organisasi yang ikut mendorong sehingga lahir Indonesia. Muslimat sebagai badan otonom NU maka tentu tidak ada dalam kamus untuk berseberangan dengan negara. Walau demikian tetap kritis terhadap berbagai kebijakan yang akan berpihak kepada rakyat kecil,” Paparnya
Terakhir, Perwakilan dari Bupati Kabupaten Tabanan menyampaikan, Segenap jajaran pemerintah kabupaten tabanan sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginta kepada jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU Se-Kabupaten tabanan

“Kami dari pemerintah kabupaten tabanan sangat berharap bahwa ibu-ibu Muslimat NU akan bisa memberikan kontribusi terkait dengan pelaksanaan pembangunan di kabupaten Tabanan, dan tentu harapan dan mewakili bapak bupati Tabanan yang memiliki visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, Madani,”Ungkapnya
Pewarta: Michael Andi
]]>
Dalam kegiatan ini, Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Kabupaten Tabanan bekerja sama dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda Tabanan dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta pemecahan rekor MURI Kosumsi Zat Besi dan Makanan Berprotein Tinggi pada 10.185 Ibu hamil serta 12.000 tradisi cowekan maulid jawa timur (Tradisi cowekan merupakan kegiatan bertukar cowek atau cobek berisi makanan antar warga)

Adapun dalam kegiatan ini, Yayasan kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Tabanan dibawah Pimpinan Ibu Siti Zakiah, SST, Bdn, M.Kes berperan dalam mengedukasi tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah (FE) dan makan makanan berprotein tinggi untuk menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Salah satu makanan berprotein Tinggi yang mudah didapat oleh masyarakat adalah telur. Dan pada hari yang sama, YKM NU Tabanan membagikan 350 tablet FE ( hanya 1 tablet diminum di tempat oleh masing masing Bumil) dan 35 butir telur matang yang diberikan untuk dikonsumsi saat acara berlangsung.

Pada kesempatan ini ketua Yayasan kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Tabanan sekaligus Kaprodi Kebidanan Stikes Advaita Medika Tabanan Siti Zakiah, SST, Bdn, M.Kes juga menggandeng Mahasiswa dan Dosen dalam kegiatan pengabdian Masyarakat serta kegiatan pemecahan rekor Muri yang diadakan oleh Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU)

Direktur RSIA Puri Bunda Tabanan dr. I Gusti Agung Putu Yudihartini, MARS menjelaskan acara ini sebagai bentuk dukungan RSIA Puri Bunda untuki pencegahan stunting, serangkaian memperingati HUT ke-19 RSIA Puri Bunda.
“Salah satu intervensi yang efektif dilakukan pada ibu hamil yaitu dengan pemberian asupan makanan terutama Zat besi ( Fe) untuk mencegah anemia pada ibu hamil dan juga pemeriksaan kehamilan secara rutin,” jelasnya.

Menurutnya Stunting pada anak dapat disebabkan oleh bermacam-macam, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak.
“Puri Bunda sebagai rumah sakit khusus ibu dan anak berupaya mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas sesuai dengan Perpres No 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting , maka dari itu RSIA Puri Bunda bekerjasama dengan Muslimat NU Bali melaksanakan kegiatan bersama sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah serta sebagai wujud nyata memberikan pelayanan #sehangatkeluarga,” imbuhnya.
Pewarta: Michael Andi | Dikutip dari beberapa Sumber
]]>Inkubator adalah alat yang berbentuk kotak dan berbahan arkilik atau plastik transparan. Alat ini memungkinkan bayi terhindar dari infeksi bakteri dan suara bising, serta menjaga tubuhnya tetap hangat. Adapun fungsinya antara lain adalah menjaga suhu tubuh bayi, memberikan oksigen, memantau kondisi bayi, mengobati penyakit kuning, dan lainnya yang berhubungan dengan bayi prematur.
Ketua YKM NU Tabanan menerangkan bantuan yang diterima dari pusat secara gratis itu dapat membatu keluarga yang darurat membutuhkan disamping situasi pandemi yang berefek pada ekonomi keluarga.
“Dalam menghadapi pandemi ini efeknya pada ekonomi keluarga, jadi dengan adanya alat ini dapat membatu keluarga yang darurat membutuhkan,” kata Bidan Siti Zakiyah

Bidan Zakiyah menambahkan secara kegunaan nantinya tidak akan rasisme dan sukuisme.
“Jadi siapa saja boleh meminjam dengan syarat dan ketentuan dari pusat,” tambahnya.
Ketua PC Muslimat NU dalam sambutannya mengapresiasi kepada YKMNU yang selalu memberi inspirasi bagi banom lainnya.
“Selamat, saya merasa bangga, karna semua Banom NU berlomba menuju prestasi, salah satunya YKMNU mendapat bantuan inkubator, semoga prasarana yang dimiliki bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” sambut Hj. Siti Suhaeni
Editor : Irfandi,
]]>