Temu Silaturrahim dengan Tokoh Agama Konghucu Kab. Tabanan, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tabanan yang beralamat di Banjar Tunggal Sari Desa Dauh Peken.
Pimpinan Konghucu Kabupaten Tabanan menjelaskan maksud dan tujunan salah satu agendanya adalah memastikan dan mengajak MUI untuk ikut mensukseskan acara Parade Nusantara Festival Imlek dan Cap Go Meh tahun 2025 yang bertetapatan dengan puasa ramadhan.
“Selain kita saling mengenal satu dan lainnya, Kami mengajak teman-teman muslim untuk bersama – sama memeriahkan acara Parade Nusantara Festival Imlek dan Cap Go Meh yang akan kami laksankan tanggal 8 Maret 2025 di GWS Tabanan,” kata Andre mewakili pimpinan Konghucu Kab. Tabanan

Lebih lanjut, ia menambahkan akan menghadirkan hadrah, ruddad dan pentas moderasi beragama.
“Kami juga akan menampilkan ruddad, hadrah pada saat parade dan pementasan moderasi beragama yang melibatkan enam agama diatas panggung nantinya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan sangat menagpresiasi dan mendukung program pemerintah yang diamahkan kepada umat konghuchu guna mewujudkan harmoni keberagaman bersatu dalam kebinekaan.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung acara Parade Nusantara Festival Imlek dan Cap Go Meh yang akan melibatkan ummat islam, ini sangat baik semoga acaranya dapat berjalan dengan lancar dan jalinan kerukunan lintas agama ini terus berjalan,” Jelas Askur Susanto.
Editor : Irfandi
]]>Dalam rapat tim formatur juga menyepakati Drs. H. Moh. Sholeh, M.Pd.I menjadi Dewan Pertimbangan MUI. Adapun sekretaris umum dijabat oleh H. Antoni Abdillah, M.Pd.
Saat menyampaikan sambutan Bapak Askur menyampaikan beberapa hal penting terkait MUI Tabanan kedepannya, salah satunya menjadikan MUI dan pemerintah bersinergi dalam membangun umat sehingga tercipta Tabanan aman, unggul dan madani menuju Tabanan Era Baru.

“Kami sebagai pengurus terpilih berharap MUI Tabanan kedepannya dapat bekerjasama dengan pemerintah dalam hal membangun umat sehingga tercipta Tabanan aman, unggul, madani dan berkah,” harapnya.
Beliau juga menyampaikan terkait komposisi kepengurusan kolaborasi antara generasi tua, dan muda sehingga memudahkan pengurus MUI untuk bekerja dan bekerja.
“Komposisi kepengurusan ini sangat baik terdiri generasi tua, dan muda artinya lebih memudahkan kami untuk bekerja dan kerja, karena yang tua ilmunya diperlukan, yang muda perlu ditampilkan terkait pengembangan program MUI sehingga tidak ketinggalan era teknologi maupun informasi,” tutup nya.
Editor : Irfandi
]]>Sehubungan dengan adanya pernyataan sikap bersama dari MUI (Majelis Ulama Indonesia), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kementerian Agama Kanwil Prov. Bali tentang Peniadaan Sementara Kegiatan Peribadatan dan keagamaan dalam rangka mencegah penyebaran wabah covid-19 serta himbauan dari Pemerintah Prov. Bali, maka dengan ini kami MUI, DMI dan Kementerian Agama Kabupaten Tabanan menyatakan sikap yang sama sebagai berikut :
Demikian Pernyataan Sikap Bersama ini dikeluarkan untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ditandatangani, 23/03/20
MUI Kabupaten Tabanan (H. Rif’an, S.Ag)
DMI Kabupaten Tabanan (Jaya Rahmat)
Kemenang Kabupaten Tabnan / Kepala Seksi Bimas Islam (Amron Sudarmanto, S.Pd.,MA).
Editor : Irfandi
]]>