Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan organisasi pelajar NU di Tabanan. Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen, Merawat Khidmat: Mewujudkan IPNU-IPPNU Tabanan yang Kreatif, Inovatif, dan Militan Berlandaskan Nilai-Nilai Aswaja,” acara ini menjadi momentum penguatan komitmen kader dalam menjalankan roda organisasi.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Tabanan serta jajaran tokoh NU, termasuk Khatib Syuriah, Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, Ketua Muslimat NU, Ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU, Ketua PW IPNU-IPPNU Provinsi Bali, serta perwakilan dari Pergunu, Lazisnu, LP Ma’arif, dan Kepala MI Ma’arif NU Tabanan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yalal Wathan, dan Mars IPNU-IPPNU. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diikuti sambutan-sambutan, doa, dan ditutup dengan sesi foto bersama. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai forum penyusunan program kerja organisasi selama satu periode ke depan.

Ketua terpilih PC IPNU Kabupaten Tabanan, Rekan Faruqi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut pelantikan ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan semangat kolektif.
“Saya berharap seluruh jajaran pengurus, baik dewan harian maupun departemen, dapat menjaga komunikasi, bersikap profesional, dan menjaga nama baik IPNU di mana pun berada,” ujar Faruqi.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi aktif dari seluruh kader untuk memajukan organisasi melalui program kerja yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Faruqi mengajak para pelajar NU untuk terus mengembangkan kapasitas diri. “Kita harus terus belajar, membaca, dan menggali ilmu pengetahuan agar kelak siap menjadi generasi yang mampu membina useful generation, generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan, Rekanita Cantika, menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah tonggak kelanjutan perjuangan kader IPPNU di Tabanan. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah moral dan spiritual.

“Tema pelantikan kita tahun ini bukan sekadar slogan. Komitmen adalah fondasi, khidmat adalah arah. Kami ingin menjadikan IPPNU sebagai ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang membangun solidaritas kader,” ujar Cantika. Ia juga menargetkan terbentuknya program-program inovatif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh kader di berbagai tingkatan.
Cantika menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya dan berharap kolaborasi lintas elemen NU tetap terjaga. “Mari bersama menjaga marwah IPPNU di tengah tantangan zaman yang terus berubah,” pungkasnya.
Dalam forum Rakercab, salah satu isu strategis yang diangkat adalah penguatan kaderisasi berbasis teknologi serta peningkatan literasi pelajar Nahdlatul Ulama di Tabanan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, KH. Mustain Hamry, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh program badan otonom NU harus selaras dengan visi besar NU, dari pusat hingga ke tingkat ranting. Ia menyoroti tiga fokus utama: konsolidasi organisasi, agenda program yang jelas, serta pengembangan sumber daya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan aset organisasi secara legal dan profesional.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Provinsi Bali, Lailatul Putri Sakinah, menyampaikan harapan besar terhadap kemajuan IPPNU di Kabupaten Tabanan usai pelantikan kepengurusan baru.
Ia menekankan pentingnya kader IPPNU dan IPNU di Tabanan untuk terus berkembang, berinovasi, serta menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai Aswaja di tengah keberagaman aliran Islam di Bali. “Bali adalah medan perjuangan NU. Maka, kader IPPNU harus aktif mengajak remaja pada kegiatan positif dan membangun,” ujarnya.
Putri juga mendorong kader untuk terus belajar, saling mendukung, serta menjaga semangat khidmat dalam organisasi. Ia berharap para pembina dan pelindung dari PCNU Tabanan terbuka dan siap membimbing kader-kader muda dalam setiap prosesnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota dari PC IPNU IPPNU Tabanan dan juga dari PAC Selemadeg, Pupuan dan Baturiti yang berjumlah 40 orang

Upgrading selain bertujuan sebagai kegiatan refreshing juga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk merekatkan hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU. Untuk meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill rekan dan rekanita dalam menjalankan roda organisasi serta meningkatkan kinerja Pengurus IPNU IPPNU, (Sehingga) diharapkan agar Pengurus IPNU IPPNU dapat mengoptimalkan kinerja atau apapun yang sebelumnya belum optimal

Ketua PC IPPNU Tabanan, Rekanita Cindy mengatakan dalam sebuah sambutannya, bahwasannya tujuan dari kegiatan gathering dan upgrading organisasi ini adalah salah satunya untuk saling kenal dan merekatkan kembali hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU Tabanan serta mengingat lagi tujuan kita berorganisasi, sehingga nantinya kita sama-sama bisa mewujudkan satu visi dari organisasi IPNU IPPNU Tabanan
“tujuan ber-organisasi itu bukan mencari sumber penghidupan, tapi melalui organisasi kita cukupkan bekal masa depan”, Ungkap Cindy.
“Semoga apa yang akan kita lalui pada kegiatan gathering dan upgrading hari ini berkesan dan menjadi pengalaman terbaik di akhir tahun 2023 ini”, Harapnya.
Kepada LTN NU Tabanan, Senin (25-12-2023) ketua panitia penyelenggara kegiatan gathering pelajar dan Upgrading organisasi, Rekanita Risma mengatakan, Alhamdulillah sebelum berakhirnya tahun 2023 ini kami bisa berkumpul kembali seru-seruan dalam kegiatan Gathering Pelajar & Upgrading Organisasi. Dengan diadakannya kegiatan ini semoga dapat menambah semangat dan motivasi kader IPNU IPPNU TABANAN dalam berorganisasi kedepannya
Kegiatan upgrding ini dikemas dalam bentuk diskusi dialogis santai agar terkesan lebih interaktif dengan seluruh anggota, yang mana didalam upgrading ini diisi oleh beberapa pemateri dari pengurus IPNU IPPNU
Upgrading pertama yang disampaikan oleh Rekanita Nazilah menjelaskan bahwasannya didalam berorganisasi, tata niat terlebih dahulu, niatkan untuk kebaikan, insyaallah jika kita niatkan untuk kebaikan maka dalam berorganisasi akan lancar dan mampu mendapatkan hal-hal baik yang kelak akan berguna dalam kehidupan kita
Selanjutnya Rekanita Dinul menjelaskan, Organisasi merupakan suatu wadah yang dapat membantu kita untuk mengembangkan soft skill diantaranya Kepemimpinan, Time Management, Komunikasi, dan Problem Solving. Salah satu wadah organisasi itu ada di IPNU-IPPNU, IPNU-IPPNU merupakan wadah yang tepat bagi kita untuk mengembangkan ilmu-ilmu sosial dan keagamaan yang kita dapat sejak bangku sekolah dasar. Di dalam berorganisasi kita harus berani dan percaya diri dalam mengemukakan pendapat, berani untuk berinteraksi karna itu yang akan menjadi bekal di kehidupan kita sehari-hari.

Sementara itu Rekan Ahmad Fathur Rido selaku ketua demisioner PC IPNU Tabanan mengharapkan kepada kader-kader IPNU IPPNU Tabanan harus tetap menjaga kekompakan dan menjaga tali silaturahmi jangan sampai terputus
“Seberapapun jumlah anggota yang ada, Jangan pernah melihat dari segi Banyak dikitnya, tugas kita adalah menjaga dan merawat yang ada dengan sebaik-baiknya”
“Jadi Jangan melihat sedikit banyaknya, Yang sedikit tapi berkualitas”, Terangnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Sebagaimana yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tabanan. Mereka mengadakan Kegiatan Gathering sekaligus follow up Makesta II Tabanan, dengan tema “Solidaritas, Loyalitas dan Integritas dalam Membangun IPNU IPPNU Tabanan Menuju Peradaban”, Yang bertempat di Pig Stone Beach Kecamatan Tabanan, Ahad (02/07).

kegiatan ini diikuti oleh beberapa pengurus dari PC IPNU IPPNU Tabanan dan juga anggota, yang bertempat di Pig stone beach,Pangkung Tibah, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan. Adapun berbagai kegiatan yang dilaksanakan yang diantaranya adalah fun game yang dapat memperkuat kerjasama dalam tim, yang membutuhkan komunikasi dan interaksi dalam menyelesaikan sebuah permainan.
“Alhamdulillah gathering yang diadakan oleh PC IPNU IPPNU Tabanan terlaksana dengan baik meskipun cuaca hujan tidak menyurutkan para rekan rekanita untuk hadir, maka diharapkan dengan adanya gathering ini bisa menjalin kekompakan antar anggota dan pengurus agar lebih aktif lagi dalam ber-IPNU IPPNU, karna kitalah kader-kader muda NU yang nantinya akan membawa kiprah NU kedepannya lebih baik lagi dimasa mendatang”, Ungkapnya Rekan Faruqi (ketua PC IPNU Tabanan) saat dimintai keterangan

“Tujuan daripada gathering ini yaitu untuk mengakrabkan anggota lama dengan anggota yang baru, yang nantinya bisa menghasilkan kontribusi dan pemikiran-pemikiran guna memperluas adanya IPNU IPPNU di pulau Bali khususnya di kabupaten Tabanan”, Terangnya.
Sementara itu rekanita risma dari anggota IPPNU juga mengatakan, bahwasannya kegiatan hari ini sangatlah menarik, meski cuaca kurang mendukung tapi semangat teman teman ga pernah berkurang. Dan game-game nya pun juga seru, bisa menambah pengalaman dan melatih kekompakan

“Menurut saya kegiatan seperti ini juga sangat berguna untuk meningkatkan kekompakan antar anggota dan organisasi agar tetap solid dan asik, dan saya harap akan sering diagendakan kegiatan-kegiatan seperti ini lagi”, Tandasnya.
Penulis: Michael Andi
]]>
“Kegiatan lakmud kali ini bertemakan “optimalisasi potensi pelajar untuk IPNU IPPNU berkelanjutan” dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari pengurus dan anggota PC IPNU IPPNU Tabanan. Adapun tujuan kegiatan ini yakni menciptakan kader IPNU IPPNU yang memiliki watak, motivasi pengembangan diri, rasa memiliki organisasi dan keterampilan berorganisasi serta upaya pembentukan standard kader yang mandiri” ,Ungkapnya Ketua Panitia Latihan Kader Muda PC IPNU IPPNU Tabanan, Alfiya Nazilah
Saya selaku perwakilan panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan serta pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan lakmud 1 PC IPNU IPPNU Tabanan, Tutupnya

“Saya sampaikan terimaksasih yang sebesar-besarnya kepada segenap hadirin tamu undangan, khususnya kepada kepala sekolah MI. Al-Hidayah dan Yayasan Sosial AL-Hidayah yang telah mensuppot dan memfasilitasi kegiatan Lakmud yang kami adakan”, Ujarnya Rekan Faruqi, Ketua PC IPNU Tabanan.
Kegiatan Lakmud ini adalah Lakmud perdana yang diadakan oleh PC IPNU IPPNU Tabanan dengan tema “optimalisasi potensi pelajar untuk IPNU IPPNU berkelanjutan”. sesuai dengan temanya Lakmud ini adalah proses tahap lanjutan ke tingkat yang lebih tinggi setelah Makesta, dimana pada tahap ini IPNU IPPNU harus menunjukan eksistensinya juga pertanggungjawaban sebagai kader termuda NU
Maka diharapkan dengan adanya kaderisasi lanjutan ini mampu mematahkan kekhawatiran para ulama dan tokoh-tokoh NU, yang mengatakan “sebuah abad besar telah lahir, namun masih ditemukan generasi tertindih”, sehingga para kader-kader dapat menjadi penerus NU, Harapnya
“Peserta yang mengikuti lakmud ini harus dengan niat hati yang ikhlas, jika mengikuti kegiatan ini dengan perasaan biasa saja maka kalian akan keluar dari sini menjadi orang biasa saja. Namun jika mengikuti kegiatan ini dengan niat dan semangat yang tinggi saya yakin ketika keluar dari sini kita semua pasti akan menjadi orang yang luar biasa”,Tutupnya

Ketua MWCNU Baturiti, Subandi S.Pd.I, M.Pd memberikan apresiasi dan terimaksih yang sebesar-besarnya kepada PC IPNU IPPNU Tabanan yang telah memilih madrasah Ibtidaiyah ini untuk menjadi tempat yang luar biasa dari kegiatan Lakmud ini.
“Ini merupakan sebuah anugerah yang sangat luar biasa yang diberikan oleh NU melalui IPNU IPPNU kepada lembaga pendidikan yang ada di Yayasan Sosial Al-Hidayah ini”, Ungkapnya.

“Saya apresiasi agenda pengkaderan PC ipnu ippnu tabanan kali ini,
yang perlu kami ingatkan Bobot materi-materi yang terkandung di Lakmud 80% adalah soft skill yang dimana aktualisasi selanjutnya minimal bisa menata ulang sistem cara Kepengurusan IPNU IPPNU tambah masif tambah profesional dan tambah kompak lagi” Ujarnya Rekan Zaman, Ketua PW IPNU Provinsi bali.
Pewarta: Michael Andi
]]>Turut hadir pada pembukaan acara tersebut Ketua tanfidziyah, syuriah PCNU Kabupaten Tabanan, perwakilan dari seluruh BANOM maupun Lembaga Nahdlatul Ulama yang ada di kabupaten Tabanan, Ketua PW IPNU IPPNU Provinsi Bali, Ketua Yayasan Marzuki Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Bupati Kabupaten Tabanan yang diwakili Oleh Camat Tabanan dan Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Putu Yuni Widyadnyani, SS
Ketua PC IPPNU Tabanan, Rekanita Cindy dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara moril maupun materil, sehingga terlaksana dan terselenggara Makesta PC IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan

“Perlu diketahui bahwasanya IPNU IPPNU ini merupakan wadah organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Yang mana ini menjadi wadah komunikasi aktualisasi dan tempat pelajar putra putri Nahdlatul Ulama”. Paparnya
Keanggotaan kami itu meliputii para siswa siswi tingkat SMP sampai perkuliahan dengan rentang usia 13 tahun sampai dengan 27 tahun, dan adapun tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan makesta ini Adalah untuk memberikan pengenalan organisasi ke NU-an kepada anggota serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya suatu organisasi dalam kehidupan bermasyarakat
“dengan mengangkat tema memperkokoh kadensasi pelajar NU yang berlandaskan aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah di era milenial, kami berharap peserta makesta yang hadir pada pagi hari ini dapat mengenal lebih jauh akan pentingnya mengenal dasar-dasar dari akidah Ahlussunnah Wal Jamaah an nahdliyah tentang NU, IPNU IPPNU, tradisi keagamaan Nahdlatul Ulama Perihal pentingnya berorganisasi yang baik serta peta bangsa Indonesia yang mana akan menjadi bekal serta pegangan kader-kader kami dalam kehidupan bermasyarakat nantinya”. Pungkasnya

“Masa kesetiaan anggota ini adalah unsur doktrin, doktrin itu ialah yang memikat atau mengikrar membaiat untuk setia kepada organisasi NU kemudian juga setia kepada bangsa dan negara NKRI”. Ujarnya Ketua PCNU Tabanan
“saya selaku kepala daerah Kabupaten Tabanan menyambut baik dan sekaligus ber-Terima kasih atas undangan pengurus cabang IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan, dalam acara Makesta IPNU IPPNU pada pagi hari ini, Semoga melalui acara ini akan menjadi momentum bagi kita bersama untuk dapat saling meningkatkan hubungan silaturahmi dan membangun jalinan kerjasama kedepannya demi mewujudkan Tabanan yang kita banggakan”. Ungkapnya
Sebagai organisasi Islam terbesar, NU sangat berperan penting dalam mewujudkan tatanan bermasyarakat yang harmonis dan beragama yang baik

Kaderisasi merupakan hal yang sangat penting dalam organisasi, Karena tanpa adanya Kaderisasi, semua organisasi tidak akan berjalan dengan baik, proses kaderisasi juga merupakan sebuah upaya untuk penyiapan pemimpin NU di masa yang akan datang
“Saya berharap dalam Makesta PC IPNU IPPNU ini akan dapat melahirkan kader-kader muda yang mampu menjadi pemimpin NU kedepannya, pemimpin yang mampu menjaga eksistensi dan meningkatkan peran NU dalam berbagai aspek kehidupan di era milenial yang penuh tatanan saat ini”. Tutupnya
“Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, S.Sos menyampaikan, ini adalah suatu langkah yang sangat baik karena regenerasi daripada NU itu selalu dipikirkan dan tentunya bagaimana untuk membangun di bangsa ini kalau tidak melalui adik-adik IPNU IPPNU yang meregenerasi para Bapak Ibu yang sudah senior saat ini.

“Berkhidmat di jam’iyah Nahdlatul Ulama khususnya dari IPNU IPPNU sebagai generasi muda atau generasi milenial jadilah generasi-generasi yang cerdas di era digital, jangan Mudah terprovokasi oleh hal-hal yang belum jelas, Maka dalam tradisi di NU kita kenal dengan istilah tabayyun sehingga segala informasi yang kita terima yang sekiranya masih kita ragukan kebenarannya maka Jangan mudah percaya”.Ujarnya H. Joko Fajar Aminin, S.Pd.I (Sekretaris PCNU Tabanan) Saat memberi sambutan pada pembaiatan peserta makesta
“sebagai generasi milenial Harus cerdas dan beradab, khususnya dalam membawa nama besar Nahdlatul Ulama”. Tegasnya
Pewarta: Michael Andi
]]>Acara yang berlangsung mulai pukul 18.30 WIB yang diawali dengan shalat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nariyah yang dipimpin oleh Rekan Faruqi selaku ketua PC IPNU Tabanan sekalius mengawali kegiatan turba tersebut
Kegiatan turba ini dihadiri beberapa orang perwakilan dari Pengurus PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Tabanan sebagai langkah awal PC IPNU IPPNU Tabanan dalam menjaga tali silaturahmi dengan anggota yang ada di struktural PAC IPNU IPPNU Selemadeg
Dalam kesempatan tersebut, Rekan Faruqi selaku Ketua PC IPNU Tabanan menyampaikan maksud dan tujuan dari PC IPNU IPPNU Tabanan menggelar kegiatan turba ke PAC Selemadeg adalah meneruskan program kerja yang di sosialisasikan oleh Pimpinan Wilayah IPNU dan IPPNU Provinsi Bali untuk bisa dijalankan di masing-masing tingkatan
“Bagaimana PAC selemadeg yang sudah terbentuk agar tetap solid dan tetap menjaga komunikasi dengan Pengurus yang ada di PC IPNU IPPNU Tabanan dalam menjalankan tugas dan program kerja yang ada di PAC, Sehingga memberikan energi positif dalam memajukan dan menembangkan organisasi IPNU dan IPPNU”,Ungkapnya.
Selanjutnya Rekanita Cindy selaku ketua PC IPPNU Tabanan menyampaikan pentingnya kaderisasi, karena tanpa adanya sebuah kaderisasi bagaimana organisasi ini bisa maju, Sebab kaderisasi adalah perangkat sistematik yang menjamin lahirnya generasi penerus dan ujung tombak yang akan meneruskan estafet organisasi
kami dari PC IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan mengajak kepada rekan rekanita yang belum mengikuti untuk bisa mengikuti jenjang kaderisasi Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) yang akan dilaksanakan oleh pengurus PC IPNU IPPNU Tabanan
“karena makesta merupakan pengkaderan tahap awal untuk menuju perekrutan dan pengenalan anggota terhadap organisasi IPNU dan IPPNU. Makesta ini diharapkan dapat mencetak kader-kader yang mampu menjalakan tugas ditengah-tengah masyarakat dengan memegang teguh ajaran islam yang rahmatan lil alamin yang berhaluan Ahlussunnah wal jamaah An-Nahdliyah”, Ungkapnya.
Penulis: Michael Andi
]]>
Sebagai seorang pelajar atau kaum terdidik, kita harus memahami arti dari “legalitas”. Secara bahasa kata tersebut diartikan sebagai keabsahan. Artinya, legalitas anggota IPNU IPPNU adalah suatu fakta keadaan seorang pelajar menjadi sah dan resmi sebagai anggota dari organisasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan peraturan yang berlaku di organisasi.
Ketika seorang pelajar dianggap resmi menjadi anggota, maka hak-haknya sebagai anggota juga bisa ia dapatkan. Misalnya: berhak mendapat kartu anggota, berhak berproses sesuai tingkat kepengurusan dan akses berjenjang, berhak mengikuti pelatihan Lakmud dan lain sebagainya.
Secara peraturan yang berlaku di internal, Ketua Pimpinan Ranting/Pimpinan Komisariat/Pimpinan Anak Cabang harus sudah Makesta. Artinya, ketika ada Ketua Ranting dst. Tersebut belum mengikuti Makesta, maka legalitas formalnya tidak sah atau batal. Walau pun secara de facto ia diakui, namu secara de jure ia bukan siapa-siapa.
Seorang kader tidak akan tuntas disebut kader jika dalam pikirannya masih meremehkan urgensi Makesta. Sejak dulu (2011) saya masuk ke IPNU hingga sekarang (2021) masih aja ada kader yang ingin diakui secara legalitas di kepengurusan, namun tidak pernah mengikuti pelatihan apa pun di IPNU-IPPNU. Fakta tersebut saya temukan di lingkup Pimpinan Ranting hingga di Pimpinan Cabang. Ketika yang lain sudah sibuk mempersiapkan diri untuk ikut Latihan Kader Utama dan Latinnas, ia malah Makesta aja belum tuntas.
Walau pun kita totalitas berjuang di organisasi namun kita juga harus menghormati aturan-aturan yang telah disepakati secara nasional, terutama dalam konteks ini ialah Makesta. Jika hal mendasar aja kita remehkan, maka kelak karir organisasi kita sebagai kader akan dipertaruhkan. Oke-lah jika hal tersebut ada toleransi di tingkat PR/PAC/ atau bahkan Cabang, tapi jangan pernah bermimpi untuk mencari keberuntungan yang sama di tingkat Wilayah dan Pusat.
Memang kader terbaik bukan mereka yang telah lama masuk diorganisasi, tapi seberapa banyak sumbangsihnya dalam berjuang dan berproses membesarkan nama organisasi. Namun perlu kita sadari bahwa hal tersebut berbanding lurus dengan seberapa besar minat kita pada proses kaderisasi, yakni: sudahkah kita Makesta? Sudahkah kita Lakmud? Sudahkah kita Lakut?
Kenapa harus ikut Masa Kesetiaan Anggota?
Jika sejak berproses di Pimpinan Ranting hingga di Pimpinan Cabang kita selalu berada dibagian Sie Perlengkapan, maka kita harus tetap menghormati aturan yang ada, yakni: ikut Makesta. Walau pun ilmu kepanitiaan tentang Sie Perlengkapan tidak pernah diajarkan di Makesta secara spesifik.
Walau pun Makesta itu menjenuhkan. Suasananya selalu mengajak untuk tidur di ruangan. Banyak materi-materi yang terkesan sangat dangkal dan kebanyakan teori. Namun suasana dalam proses Makesta tersebut harus kita alami dan kita rasakan. Betapa penuh “merepotkannya” untuk menjadi anggota resmi IPNU IPPNU agar organisasi kita tidak diremehkan.
Kenapa Makesta wajib? Sebab, melalui Makesta maka kita akan semakin mengenal sesama anggota. Melaui Makesta maka ikatan jiwa korsa akan semakin membaik. Kemudian hal tersebut akan mempermudah kerja-kerja organisasi kita selama di kepengurusan. Dan justru dengan adanya Makesta, maka proses regenerasi organisasi akan tetap berjalan.[*]
Sumber: Media IPNU
Editor: Michael Andi
Acara lebih meriah dengan dukungan Jam’iyah Maulid Diba’i Tabanan yang hadir dengan membawa lantunan-lantunan sholawat yang mengajak untuk bersholawat bersama.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alqur’an dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubanul Wathon, Mars Ipnu dan Ippnu.
Sambutan pertama mengenai rangkaian kegiatan disampaiakan oleh rekan Bayu Setyawan selaku Ketua Panitia dan dilanjutkan sambutan Ketua IPNU Tabanan rekan Ahmad Fathur Rido.
Pada sambutan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tabanan meminta kepada segenap pelajar yang hadir agar senantiasa berpegang pada Aswaja Annahdliyah.
“Sebagai Pelajar NU kita harus tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunah wal Jamaah An Nahdiyah,” ujar Ketua PCNU Mustain Hamry
Pada kesempatan itu, PCNU juga melaunching KOIN NU sebagai program kemandirian ekonomi yang akan digerakan ke seluruh Stuktur NU baik kegiatan-kegiatan Banom dan Majelis – Majelis Taklim. Namun sementara akan dikelola oleh Alumni PKPNU Kabupaten Tabanan.

Turut hadir pada kegiatan Tasyakuran jajaran PCNU, Ketua PC Muslimat NU, PC Pergunu, PC Fatayat NU, PC GP Ansor, Ketua LP Ma’arif NU, PC Pagar Nusa, Remas al Falah, Remas Armada Kediri, Remas An Nur Penebel, Remas Ikrima, Remas Armas, Remas Masjid Agung Tabanan.
Refortase : Dodik Irawan
Editor : Irfandi
Kegiatan jalan sehat adalah salah satu rangkaian peringatan Harlah IPNU yang ke 66 dan IPPNU yang ke 65 dengan tema Seribu Langkah Menuju Sehat Jasmani Dan Rohani Bersama Pelajar NU.
Yang bertujuan untuk memperkenalkan bahwa di Tabanan sudah ada wadah untuk para pelajar agar tidak terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan pancasila yang selama ini sudah mulai masuk ke sekolah dan kampus-kampus.
Tampak hadir di tengah – tengah acara Ketua PCNU Tabanan Mustain Hamry bersama jajarannya sekaligus membuka kegiatan jalan sehat.
Ahmad Fathur Rido Ketua IPNU berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat membangun keakraban dengan masyarakat sehingga bisa berbaur dan dapat mengajak para pelajar-pelajar muslim Tabanan menuju generasi milenial berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah.
“Alhamdulillah semoga dengan kegiatan ini, kita lebih akrab dengan masyarkat yang paling penting bisa mengajak pelajar muslim lainnya sepaham untuk beraswaja, juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan mudah-mudahan bisa bermanfaat,” harap Ridho.
Sementara Ketua IPPNU menyampaikan banyak terimakasih kepada segenap sponsor yang telah membatu acara, juga kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan bekerjasama dalam melancarkaan kegiatan tersebut semoga dibalas oleh Allah SWT.
“Terimakasih kepada sponsor, kapada semua pihak yang sudah bekerjasama, semoga dibalas oleh Allah SWT,” kata Ana Wahdatun Niswah.
Beberapa hadiah yang disiapkan diantaranya Doorprize berupa 1 unit Kulkas, 1 buah kipas angin, 1 buah Blender, 1 buah kompor gas, 2 buah setrika, 1 buah magicom dan banyak hadiah menarik lainnya yang di support oleh Biznet, Apotek K24, Atria Air Mineral, Wings Food dll.

Adapun Peserta yang hadir mengikuti jalan santai ini terdiri dari Jajaran PCNU Tabanan, PC Muslimat NU beserta Ancab Muslimat NU Kec. Kediri, Kec. Tabanan dan Ranting Muslimat NU Br. Anyar, PC Pergunu Tabanan, PC GP Pemudan Ansor bersama Banser baik dari Satkorcab dan Satkoryon Kediri, PC Fatayat NU Tabanan, Remaja Masjid Penebel, Remaja Al Falah, Remaja Armada Kediri, Remas IKRIMA, PKK Br. Taman Surodadi Kediri, PW IPNU dan IPPNU Bali, IPNU Singarja, Ketua RWM dan Warga Bukit Sanggulan Indah yang berjumlah 300an peserta.
Refortase : Dodik Irawan
Editor : Irfandi