Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tabanan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) di Aula Madrasah Diniyah Miftahul Huda Kediri, Kamis (28-09-2023) Agenda tersebut membahas tentang Perkum, review program kerja MWCNU, Ranting, Banom, Lembaga dan program pengadaan sekretariat bersama
Nampak hadir dalam agenda Rapat Koordinasi Cabang dari jajarang pengurus PCNU Kabupaten Tabanan, Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noor Hadi Alhafidz dan juga dari masing-masing perwakilan MWCNU, Ranting, Badan Otonom dan Lembaga yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama Se Kabupaten Tabanan

Ketua panitia, H. Ali Makhfud Aang Khunaefi, S.Ag mengatakan bahwasannya Rakorcab ini sangat penting, karena selama ini memang NU dianggap sebagai organisasi yang tradisionalis, maka daari itu pagi ini kita sama-sama mencoba mensosialisasikan barangkali banyak pengurus yang belum paham apa itu AD & ART dan peraturan perkumpulan (Perkum) yang ada di NU yang telah diputuskan dalam Konbes NU pada tahun 2022 kemarin.
Selanjutnya ketua PCNU Tabanan, H. Mustain Hamry, S.Ag menyampaiikan hasil rapat kerja wilayah Rakerwil dari PBNU menyampaikan Dan hal ini perlu disosialisasikan kepada seluruh MWC, ranting badan otonom, dan lembaga wajib tau dan patuh, Karena NU sekarang bukan organisasi Tapi berubah menjadi perkumpulan Nahdlatul Ulama yang jangkaunya lebih luas dan berimplikasi hukum

“Organisasi ini laksana seperti pemerintahan Jadi seperti itu Rangkap jabatan artinya secara internal tidak boleh merangkap jabatan level to level Secara external juga tidak boleh merangkap jabatan namanya jabatan politik, karena Rangkap jabatan itu memang tidak boleh Jadi sekarang NU itu penertiban Jadi harus ditertipkan setertib-tertibnya”, Ungkapnya.
“Badan otonom dan lembaga wajib tunduk pada peraturan Karena NU sebagai organisasi induk Jadi tidak ada badan otonom, tidak ada lembaga Kalau tidak ada NU”, Sambungya.

Sosialisasi peraturan perkumpulan yang dipandu langsung oleh ketua 1 PCNU Kab. Tabanan dan review program kerja MWCNU, Ranting NU, Badan Otonom dan Lembaga NU Kab. Tabanan, yang mana dari masing-masing MWCNU, Ranting NU, Badan Otonom dan Lembaga NU memaparkan program-program kerja yang telah terlaksana maupun yang belum terlaksana, kendala yang dialami dan juga Jumlah anak cabang atau ranting yang telah telah terbentuk
Terakhir acara ditutup dengan dialog interaktif tentang program pengadaan sekretariat bersama PCNU Tabanan dan persiapan Hari santri Nasional (HSN) 2023
Pewarta: Michael Andi























