Mengusung tema “Keorganisasian (OSIM) dan Dasar-Dasar Kepemimpinan”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pengurus OSIM untuk memahami peran, tanggung jawab, serta etika dalam berorganisasi. Para peserta diajak mengenal nilai-nilai kepemimpinan yang amanah, disiplin, komunikatif, serta mampu bekerja sama dalam tim.
Kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam upaya menyiapkan kader pelajar yang memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan kesiapan dalam menjalankan amanah organisasi di lingkungan sekolah. Latihan Kepemimpinan Dasar tersebut diikuti oleh pengurus OSIM dan pelajar MTs Roudlotul Huffadz dengan penuh antusias.

Dalam pelaksanaannya, PC IPNU–IPPNU Kabupaten Tabanan menghadirkan pemateri dari Pengurus Wilayah IPNU Provinsi Bali, Moh. Faris Wahyu Abadi, yang menyampaikan materi keorganisasian dan dasar-dasar kepemimpinan secara interaktif, penuh motivasi, serta dekat dengan dunia pelajar. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta dilatih untuk berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi tantangan organisasi.
Ketua PC IPNU Kabupaten Tabanan, M. Zuhro Faruqi, menyampaikan bahwa kegiatan LDK merupakan bagian penting dari proses kaderisasi pelajar.
“LDK ini menjadi wadah pembelajaran bagi pelajar untuk memahami nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, serta pentingnya berorganisasi sebagai bekal masa depan,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan LDK juga diisi dengan berbagai game edukatif yang berkaitan dengan keorganisasian dan dasar-dasar kepemimpinan. Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kekompakan, komunikasi, serta kemampuan pengambilan keputusan secara kolektif dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Di sela-sela rangkaian kegiatan, Ketua PC IPNU Kabupaten Tabanan M. Zuhro Faruqi, didampingi Ketua PW IPNU Provinsi Bali, Maulana Ibnu Zaman, melakukan silaturahmi dengan Kepala Sekolah dan Pembina OSIM MTs Roudlotul Huffadz. Pertemuan tersebut membahas pengenalan organisasi IPNU dan IPPNU, mulai dari ragam kegiatan, peran strategis organisasi pelajar NU, hingga peluang kolaborasi ke depan.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana tindak lanjut, di mana pada bulan suci Ramadhan tahun ini, PC IPNU–IPPNU Kabupaten Tabanan berencana menggelar kegiatan bersama OSIM MTs Roudlotul Huffadz sebagai bentuk penguatan sinergi dan pembinaan pelajar secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengurus OSIM MTs Roudlotul Huffadz mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa, siap mengabdi, serta membawa organisasi ke arah yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
____________________________________________________________________
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan organisasi pelajar NU di Tabanan. Mengusung tema “Meneguhkan Komitmen, Merawat Khidmat: Mewujudkan IPNU-IPPNU Tabanan yang Kreatif, Inovatif, dan Militan Berlandaskan Nilai-Nilai Aswaja,” acara ini menjadi momentum penguatan komitmen kader dalam menjalankan roda organisasi.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Tabanan serta jajaran tokoh NU, termasuk Khatib Syuriah, Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, Ketua Muslimat NU, Ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU, Ketua PW IPNU-IPPNU Provinsi Bali, serta perwakilan dari Pergunu, Lazisnu, LP Ma’arif, dan Kepala MI Ma’arif NU Tabanan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yalal Wathan, dan Mars IPNU-IPPNU. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diikuti sambutan-sambutan, doa, dan ditutup dengan sesi foto bersama. Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai forum penyusunan program kerja organisasi selama satu periode ke depan.

Ketua terpilih PC IPNU Kabupaten Tabanan, Rekan Faruqi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut pelantikan ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan semangat kolektif.
“Saya berharap seluruh jajaran pengurus, baik dewan harian maupun departemen, dapat menjaga komunikasi, bersikap profesional, dan menjaga nama baik IPNU di mana pun berada,” ujar Faruqi.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi aktif dari seluruh kader untuk memajukan organisasi melalui program kerja yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Faruqi mengajak para pelajar NU untuk terus mengembangkan kapasitas diri. “Kita harus terus belajar, membaca, dan menggali ilmu pengetahuan agar kelak siap menjadi generasi yang mampu membina useful generation, generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan, Rekanita Cantika, menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah tonggak kelanjutan perjuangan kader IPPNU di Tabanan. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah moral dan spiritual.

“Tema pelantikan kita tahun ini bukan sekadar slogan. Komitmen adalah fondasi, khidmat adalah arah. Kami ingin menjadikan IPPNU sebagai ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang membangun solidaritas kader,” ujar Cantika. Ia juga menargetkan terbentuknya program-program inovatif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh kader di berbagai tingkatan.
Cantika menutup sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya dan berharap kolaborasi lintas elemen NU tetap terjaga. “Mari bersama menjaga marwah IPPNU di tengah tantangan zaman yang terus berubah,” pungkasnya.
Dalam forum Rakercab, salah satu isu strategis yang diangkat adalah penguatan kaderisasi berbasis teknologi serta peningkatan literasi pelajar Nahdlatul Ulama di Tabanan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Tabanan, KH. Mustain Hamry, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh program badan otonom NU harus selaras dengan visi besar NU, dari pusat hingga ke tingkat ranting. Ia menyoroti tiga fokus utama: konsolidasi organisasi, agenda program yang jelas, serta pengembangan sumber daya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan aset organisasi secara legal dan profesional.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Provinsi Bali, Lailatul Putri Sakinah, menyampaikan harapan besar terhadap kemajuan IPPNU di Kabupaten Tabanan usai pelantikan kepengurusan baru.
Ia menekankan pentingnya kader IPPNU dan IPNU di Tabanan untuk terus berkembang, berinovasi, serta menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai Aswaja di tengah keberagaman aliran Islam di Bali. “Bali adalah medan perjuangan NU. Maka, kader IPPNU harus aktif mengajak remaja pada kegiatan positif dan membangun,” ujarnya.
Putri juga mendorong kader untuk terus belajar, saling mendukung, serta menjaga semangat khidmat dalam organisasi. Ia berharap para pembina dan pelindung dari PCNU Tabanan terbuka dan siap membimbing kader-kader muda dalam setiap prosesnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua PCNU Kabupaten Tabanan, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tabanan, serta perwakilan dari PC GP Ansor, Muslimat, Fatayat, Lazisnu, Pergunu, dan Pengurus PW IPNU & IPPNU Provinsi Bali.
Dalam acara ini, berbagai kegiatan digelar, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, lomba Cerdas Cermat Islami, kultum Ramadhan, hingga buka puasa bersama. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan, seperti PC IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan, PAC Kecamatan Selemadeg, PAC Tabanan, PAC Kediri, serta siswa-siswi SMP/MTS/SMA/MA se-Kabupaten Tabanan.

Panitia juga memberikan santunan kepada beberapa anak yatim, yang dalam pelaksanaannya didukung oleh NU Care Lazisnu Kabupaten Tabanan. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.
Selain itu, dalam kesempatan ini hadir pula alumni dan demisioner dari PC IPPNU Tabanan. Mereka turut memberikan semangat serta motivasi kepada para peserta dan pengurus yang masih aktif dalam organisasi IPNU-IPPNU. Dengan pengalaman yang mereka miliki, para alumni berbagi wawasan tentang pentingnya peran organisasi dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ketua panitia pelaksana, Rekan Huda, dalam sambutannya menegaskan bahwa Colorful Ramadhan 4 menjadi wujud komitmen IPNU-IPPNU dalam memeriahkan bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat persatuan remaja di Kabupaten Tabanan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan kecintaan generasi muda terhadap ilmu agama serta mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.
Tercatat, sebanyak 12 kelompok dari 8 sekolah turut berpartisipasi dalam lomba Cerdas Cermat Islami. Sementara itu, sumber dana kegiatan ini berasal dari kas PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tabanan, donatur, sumbangan panitia, serta kontribusi peserta.
Setelah melalui persaingan yang ketat, berikut adalah para pemenang lomba Cerdas Cermat Islami dalam Colorful Ramadhan 4:
Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan, Cantika Damayanti, dalam sambutannya menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga bulan penuh ilmu. “Tema yang kita usung hari ini mengajak kita semua untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momentum memperdalam ilmu agama dengan hati yang gembira,” ungkapnya.
Ia berharap agar kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk semakin mencintai ilmu, meningkatkan keimanan, serta mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat. “Semoga acara ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah kultum Ramadhan yang disampaikan oleh Iqbal Firdaus, S.Km. Dengan tema Ramadhan Ceria, Raih Ilmu Agama, ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai kesempatan meningkatkan pengetahuan agama dengan penuh kegembiraan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya belajar agama sebagai bekal kehidupan serta bagaimana ilmu dapat memperkuat iman dan ketakwaan. Kultum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk lebih giat menimba ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan suksesnya pelaksanaan Colorful Ramadhan 4, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang, memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelajar dan masyarakat sekitar.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>PC IPNU IPPNU Tabanan berkomitmen untuk memperingati hari bersejarah ini dengan kegiatan yang tidak hanya mengedukasi tetapi juga memperkuat semangat santri di kalangan IPNU IPNU.
Ziarah yang merupakan tradisi Amaliah NU tentu menjadi pelajaran penting bagi rekan rekanita IPNU & IPPNU Kabupaten Tabanan, disamping menambah pengetuhuan juga memberikan bekal berupa motivasi kepada pengurus agar selalu peduli terhadap ulama-ulama yang telah mensyi’arkan ajaran ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah khususnya di pulau Bali.
Perjalanan dimulai dari Parkir Masjid Al-Muhajirin Bukit Sanggulan Indah Tabanan pada jam 08.00 Wita, diawali dengan do’a bersama yang dipimpin oleh rekan Faruqi, tiba di Kebun Raya Bedugul sekitar jam 09.00 Wita. dan dilanjutkan dengan menempuh jalur pendakian dengan berjalan kaki menuju makam yang berada di puncak gunung tapak selama 3 jam perjalanan
Makam wali pitu yang berada di Desa Candikuning II, Tabanan tersebut memiliki keunikan tersendiri dikarenakan lokasinya yang berada di ketinggian 1.909 Meter diatas Permukaan Laut (MDPL) membuat para jama’ah yang akan menziarahi makam tersebut harus mempersiapkan tenaga yang extra untuk bisa sampai dilokasi makam, yang pada akhirnya bisa sekalian mendapatkan pengalaman wisata religi.
Ketua PC IPNU Tabanan, Muhammad Zuhro Faruqi menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya ziarah ke makam Waliyullah itu adalah untuk bertawasul kepada Allah melalui para kekasih Allah untuk mengharapkan barokah Nya, mendo’akan para Auliya’ dan Tabarukkan
“Ziarah ke makam untuk ngalap berkah juga i’tibar atau menambah ilmu pengetahuan agar rekan rekanita semakin cinta dengan ulama, karna Habib Umar Bin Maulana Yusuf Al-Maghribi ini adalah Wali Allah yang telah menyi’arkan islam di Bali”, jelas Faruqi.
ia juga menambahkan, selain untuk memperoleh keberkahan ilmu dan sejarah islam di bali, juga disadarkan pentingnya ziarah makam agar selalu mengingat akhirat.
“Dengan ziarah ke kubur ini kita tambah ingat kematian, di mana segala amal perbuatan kita di dunia ini kelak akan dipertanggungjawabkan diakhirat”, imbuhnya.
Seperti pada umumnya peziarah, di makam Habib Umar Bin Maulana Yusuf Al-Maghribi, Ikatan Pelajar itu duduk bersila untuk bertawasul, berdzikir, dan membaca tahlil diakhiri makan bersama-sama.

Sementara itu, Rekanita Risma salah satu anggota yang juga mengikuti ziarah ini mengatakan, “Alhamdulillah PC IPNU IPPNU Tabanan telah melaksanakan ziarah ke salah satu makam wali pitu yang ada di bali, yakni makam Habib Umar Bin Maulana Yusuf Al-Maghribi yang berada di Bedugul, Semoga kita sehat selalu dan bisa melaksanakan kegiatan kegiatan seperti ini lagi kedepannya”
“Perjalanannya sangat seru dan menantang, karena jalur pendakiannya yang sangat terjal dan membutuhkan tenaga yang extra, walaupun melelahkan dan sangat menguras tenaga, tapi sesampainya di puncak gunung rasa lelah itu hilang karena disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah untuk bersua foto,” Ungkapnya Risma
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Hasilnya, Rekanita Cantika terpilih sebagai Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan masa khidmah 2024-2026. Yang mana pada periode sebelumnya, Rekanita Cantika menduduki jabatan sebagai Sekretaris PC IPPNU Tabanan

Saat proses Konfercab, ada dua kandidat Calon Ketua, yakni Cantika Damayanti (Sekretaris PC IPPNU Tabanan), dan Risma Nurhidayanti (Wakil Ketua Bidang PPSDM )
Cantika Damayanti mendapat dukungan delapan suara, dan Risma Nurhidayanti dua suara, Total ada sepuluh yang memiliki hak suara.

Sebagai ketua terpilih, Cantika Damayanti mengatakan, sebagai Kader muda NU yang telah dipilih atau dipercaya untuk menjadi Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan akan siap melaksanakan tugas sebagaimana yang telah diamanahkan
“Harapan saya dengan terpilihnya saya sebagai ketua yang baru ini mampu membawa perubahan yang signifikan di PC IPPNU kabupaten tabanan dalam upaya untuk mempersiapkan generasi muda NU yang siap dengan tantangan di masa depan”, Paparnya.
“Saya juga mengajak Rekanita untuk bersama-sama berjuang dalam melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi IPPNU, berkhidmat serta menjaga kekompakan dan keharmonisan”, Tutupnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Turut hadir pada acara tersebut Ketua tanfidziyah, syuriah PCNU Kabupaten Tabanan dan perwakilan dari seluruh BANOM maupun Lembaga Nahdlatul Ulama yang ada di kabupaten Tabanan, Yang meliputi Muslimat, Ansor, Banser, Fatayat, IPNU, IPPNU,Pergunu, LP Ma’arif, LTN NU, pengurus NUCare Lazisnu dan PW IPPNU Provinsi Bali.

IPPNU yang merupakan organisasi keterpelajaran yang berstatus sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama. Organisasi ini lahir pada 2 Maret 1955 di Malang dengan pendiri sekaligus ketua umum pertamanya yaitu Nyai Hajjah Umroh Mahfudzoh. Organisasi IPPNU berkonsentrasi pada pembinaan dan pengkaderan pelajar-pelajar putri NU yang masih duduk di bangku sekolah atau madrasah tingkat menengah dan tingkat atas, serta mahasiswi di tingkat perguruan tinggi.
Konfercab IPPNU Tabanan ini mengagendakan Laporan pertanggung jawaban (LPJ) dan pemilihan ketua Pimpinan Cabang yakni dihadiri 6 Pimpinan Anak Cabang Se-Kabupaten Tabanan
Dalam pandangan umum yang disampaikan semuanya menyatakan laporan pertanggung jawaban (LPJ) bisa diterima sehingga kepengurusan Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Tabanan dinyatakan Demisioner

Ketua PC IPPNU Kabupaten Tabanan, Rekanita Cindy Anggraini Widodo, M.Pd berharap konfercab ini bisa memberikan semangat serta energi positif kepada seluruh peserta Konfercab yang hadir dan harapan kami semoga kedepannya IPNU dan IPPNU khususnya di kabupaten tabanan lebih di perhitungkan dan diperhatikan kembali keberadaannya
“Untuk kepengurusan selanjutnya yang nantinya terpilih kami berpesan silahkan kalian bersinergi dengan berbagai lembaga dan lapisan masyarakat yang ada di kabupaten tabanan”, Pungkasnya.
“jadikanlah organisasi ini sebagai ladang untuk belajar, berjuang dan bertaqwa”, Cuitnya.
“Saya sangat berharap kepada kader-kader pelajar muda khususnya di Tabanan semakin solid dan terus tumbuh berkembang di bumi yang minoritas ini, Ujarnya Rekanita Lailatul Putri Sakinah selaku ketua PW IPPNU Provinsi Bali saat dimintai keterangan.
“Jangan surut semangat dalam berkhidmat di Nahdlatul ulama, tetap berproses dan semoga apa yang kita lakukan menjadi amal jariyah dikemudian harinya”, Tandasnya.

Terakhir, do’a yang dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tabanan, Kyai Abdul Aziz, S.Pd.I. juga mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konfercab II PC IPPNU Kabupaten Tabanan.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Turut hadir pada acara pembukaan tersebut yaitu dari Ketua PCNU Kabupaten Tabanan, Rois syuriah PCNU Kabupaten Tabanan, Ketua PC GP Ansor, Muslimat, Fatayat, Lazisnu, Pengurus PW IPNU & IPPNU Provinsi Bali.
Colorful Ramadhan 3 dengan rangkaian Kegiatan yaitu Santunan Anak Yatim & Dhuafa, seminar keaswajaan, seminar antara Cinta atau cita dan seminar character building dan ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh Rekan Rekanita dari PC IPNU IPPNU Kabupaten Tabanan, PAC Kecamatan Selemadeg, PAC Kecamatan Baturiti, Siswa-siswi SMP/MTS/SMA/MA se-tabanan, serta dari Remaja Masjid dan Musholla Se-Kabupaten Tabanan.

Colorful Ramadhan 3 pada Ramadhan tahun ini dikemas dengan kegiatan yang lebih menarik dibandingkan dengan Colorful Ramadhan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pasalnya dalam kegiatan colorful Ramadhan yang ke-3 ini di suguhkan dengan kegiatan seminar yang diisi oleh pemateri-pemateri yang tentunya sudah sangat berpengalaman di bidangnya, yang diantaranya adalah seminar keaswajaan yang diisi oleh Mukhtar Saifuddin, S.Ag, M.Ag. yang merupakan seorang Dosen dari Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar, selanjutnya adalah seminar anatara cinta atau cita yang diisi oleh Fajri Zulia Ramdhani, SH., M.Ag. yang merupakan seorang Penulis buku ABCD Perempuan dan Resume Perasaan, dan yang terakhir adalah seminar character building yang diisi oleh M. Fariz Maulana, S.Kom. yang merupakan Cluster Executive Im3 Branch Denpasar

Rekan Ali selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan Colorful Ramadhan 3 menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini, serta ucapan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan sekalian, khususnya pengurus MI. Ma’arif Tabanan yang telah mengizinkan untuk terselenggaranya acara ini. Yang mana kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota PC dan PAC IPNU IPPNU Se-Kabupaten Tabanan, Siswa Siswi SMP/MTS/SMA/MA se-tabanana serta Remaja masjid dan Musholla yang ada di seputaran kabupaten Tabanan
Harapan kedepannya dengan terlaksananya kegiatan colorful Ramadhan yang ke-3 ini adalah Lahir benih-benih kader IPNU dan IPPNU guna untuk bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya untuk Nahdlatul ulama
“Keberlanjutan acara ini adalah untuk menggepakkan sayap pengkaderan IPNU dan IPPNU yang lebih luas, Terutama tidak menutup kemungkinan lahir Pimpinan Anak Cabang yang ada di kabupaten Tabanan Dan tidak menutup kemungkinan pula lahir ranting IPNU IPPNU di kabupaten tabanan”, Ungkapnya.

“Tujuan utama penyelenggaraan Colorful Ramadhan ini yaitu, mengajak seluruh remaja khususnya di kabupaten tabanan agar dapat memanfaatkan kegiatan positif di bulan ramadhan yang penuh berkah ini. Selain itu perlu diketahui bahwa kegiatan colorful ramadhan ini insyaallah akan kami agendakan setiap tahunnya dibulan ramadhan, guna menjalin silaturahmi dengan remaja diseluruh kab. Tabanan baik dari tingkat SMP/SMA, dengan harapan bisa bergabung dengan kami di IPNU IPPNU” Ujarnya Rekan Faruqi saat dimintai keterangan”.
“Semoga acara colorful ramadhan ini bisa mengajak para remaja untuk ikut serta dalam IPNU IPPNU yang dimana nantinya kami bisa mengikuti serta melaksanakan tugas-tugas dimasyarakat dengan mengamalkan ajaran ahlussunnah wal jama’ah annahdliyah agar bisa ikut serta membentengi nilai-nilai pancasila dari radikalisme”, Sambungnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota dari PC IPNU IPPNU Tabanan dan juga dari PAC Selemadeg, Pupuan dan Baturiti yang berjumlah 40 orang

Upgrading selain bertujuan sebagai kegiatan refreshing juga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk merekatkan hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU. Untuk meningkatkan kemampuan softskill dan hardskill rekan dan rekanita dalam menjalankan roda organisasi serta meningkatkan kinerja Pengurus IPNU IPPNU, (Sehingga) diharapkan agar Pengurus IPNU IPPNU dapat mengoptimalkan kinerja atau apapun yang sebelumnya belum optimal

Ketua PC IPPNU Tabanan, Rekanita Cindy mengatakan dalam sebuah sambutannya, bahwasannya tujuan dari kegiatan gathering dan upgrading organisasi ini adalah salah satunya untuk saling kenal dan merekatkan kembali hubungan antar rekan dan rekanita IPNU IPPNU Tabanan serta mengingat lagi tujuan kita berorganisasi, sehingga nantinya kita sama-sama bisa mewujudkan satu visi dari organisasi IPNU IPPNU Tabanan
“tujuan ber-organisasi itu bukan mencari sumber penghidupan, tapi melalui organisasi kita cukupkan bekal masa depan”, Ungkap Cindy.
“Semoga apa yang akan kita lalui pada kegiatan gathering dan upgrading hari ini berkesan dan menjadi pengalaman terbaik di akhir tahun 2023 ini”, Harapnya.
Kepada LTN NU Tabanan, Senin (25-12-2023) ketua panitia penyelenggara kegiatan gathering pelajar dan Upgrading organisasi, Rekanita Risma mengatakan, Alhamdulillah sebelum berakhirnya tahun 2023 ini kami bisa berkumpul kembali seru-seruan dalam kegiatan Gathering Pelajar & Upgrading Organisasi. Dengan diadakannya kegiatan ini semoga dapat menambah semangat dan motivasi kader IPNU IPPNU TABANAN dalam berorganisasi kedepannya
Kegiatan upgrding ini dikemas dalam bentuk diskusi dialogis santai agar terkesan lebih interaktif dengan seluruh anggota, yang mana didalam upgrading ini diisi oleh beberapa pemateri dari pengurus IPNU IPPNU
Upgrading pertama yang disampaikan oleh Rekanita Nazilah menjelaskan bahwasannya didalam berorganisasi, tata niat terlebih dahulu, niatkan untuk kebaikan, insyaallah jika kita niatkan untuk kebaikan maka dalam berorganisasi akan lancar dan mampu mendapatkan hal-hal baik yang kelak akan berguna dalam kehidupan kita
Selanjutnya Rekanita Dinul menjelaskan, Organisasi merupakan suatu wadah yang dapat membantu kita untuk mengembangkan soft skill diantaranya Kepemimpinan, Time Management, Komunikasi, dan Problem Solving. Salah satu wadah organisasi itu ada di IPNU-IPPNU, IPNU-IPPNU merupakan wadah yang tepat bagi kita untuk mengembangkan ilmu-ilmu sosial dan keagamaan yang kita dapat sejak bangku sekolah dasar. Di dalam berorganisasi kita harus berani dan percaya diri dalam mengemukakan pendapat, berani untuk berinteraksi karna itu yang akan menjadi bekal di kehidupan kita sehari-hari.

Sementara itu Rekan Ahmad Fathur Rido selaku ketua demisioner PC IPNU Tabanan mengharapkan kepada kader-kader IPNU IPPNU Tabanan harus tetap menjaga kekompakan dan menjaga tali silaturahmi jangan sampai terputus
“Seberapapun jumlah anggota yang ada, Jangan pernah melihat dari segi Banyak dikitnya, tugas kita adalah menjaga dan merawat yang ada dengan sebaik-baiknya”
“Jadi Jangan melihat sedikit banyaknya, Yang sedikit tapi berkualitas”, Terangnya.
Reportase & Editor: Michael Andi
]]>Nampak hadir dalam agenda Rapat Koordinasi Cabang dari jajarang pengurus PCNU Kabupaten Tabanan, Rois Syuriah PWNU Bali, KH. Noor Hadi Alhafidz dan juga dari masing-masing perwakilan MWCNU, Ranting, Badan Otonom dan Lembaga yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama Se Kabupaten Tabanan

Ketua panitia, H. Ali Makhfud Aang Khunaefi, S.Ag mengatakan bahwasannya Rakorcab ini sangat penting, karena selama ini memang NU dianggap sebagai organisasi yang tradisionalis, maka daari itu pagi ini kita sama-sama mencoba mensosialisasikan barangkali banyak pengurus yang belum paham apa itu AD & ART dan peraturan perkumpulan (Perkum) yang ada di NU yang telah diputuskan dalam Konbes NU pada tahun 2022 kemarin.
Selanjutnya ketua PCNU Tabanan, H. Mustain Hamry, S.Ag menyampaiikan hasil rapat kerja wilayah Rakerwil dari PBNU menyampaikan Dan hal ini perlu disosialisasikan kepada seluruh MWC, ranting badan otonom, dan lembaga wajib tau dan patuh, Karena NU sekarang bukan organisasi Tapi berubah menjadi perkumpulan Nahdlatul Ulama yang jangkaunya lebih luas dan berimplikasi hukum

“Organisasi ini laksana seperti pemerintahan Jadi seperti itu Rangkap jabatan artinya secara internal tidak boleh merangkap jabatan level to level Secara external juga tidak boleh merangkap jabatan namanya jabatan politik, karena Rangkap jabatan itu memang tidak boleh Jadi sekarang NU itu penertiban Jadi harus ditertipkan setertib-tertibnya”, Ungkapnya.
“Badan otonom dan lembaga wajib tunduk pada peraturan Karena NU sebagai organisasi induk Jadi tidak ada badan otonom, tidak ada lembaga Kalau tidak ada NU”, Sambungya.

Sosialisasi peraturan perkumpulan yang dipandu langsung oleh ketua 1 PCNU Kab. Tabanan dan review program kerja MWCNU, Ranting NU, Badan Otonom dan Lembaga NU Kab. Tabanan, yang mana dari masing-masing MWCNU, Ranting NU, Badan Otonom dan Lembaga NU memaparkan program-program kerja yang telah terlaksana maupun yang belum terlaksana, kendala yang dialami dan juga Jumlah anak cabang atau ranting yang telah telah terbentuk
Terakhir acara ditutup dengan dialog interaktif tentang program pengadaan sekretariat bersama PCNU Tabanan dan persiapan Hari santri Nasional (HSN) 2023
Pewarta: Michael Andi
]]>Sebagaimana yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tabanan. Mereka mengadakan Kegiatan Gathering sekaligus follow up Makesta II Tabanan, dengan tema “Solidaritas, Loyalitas dan Integritas dalam Membangun IPNU IPPNU Tabanan Menuju Peradaban”, Yang bertempat di Pig Stone Beach Kecamatan Tabanan, Ahad (02/07).

kegiatan ini diikuti oleh beberapa pengurus dari PC IPNU IPPNU Tabanan dan juga anggota, yang bertempat di Pig stone beach,Pangkung Tibah, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan. Adapun berbagai kegiatan yang dilaksanakan yang diantaranya adalah fun game yang dapat memperkuat kerjasama dalam tim, yang membutuhkan komunikasi dan interaksi dalam menyelesaikan sebuah permainan.
“Alhamdulillah gathering yang diadakan oleh PC IPNU IPPNU Tabanan terlaksana dengan baik meskipun cuaca hujan tidak menyurutkan para rekan rekanita untuk hadir, maka diharapkan dengan adanya gathering ini bisa menjalin kekompakan antar anggota dan pengurus agar lebih aktif lagi dalam ber-IPNU IPPNU, karna kitalah kader-kader muda NU yang nantinya akan membawa kiprah NU kedepannya lebih baik lagi dimasa mendatang”, Ungkapnya Rekan Faruqi (ketua PC IPNU Tabanan) saat dimintai keterangan

“Tujuan daripada gathering ini yaitu untuk mengakrabkan anggota lama dengan anggota yang baru, yang nantinya bisa menghasilkan kontribusi dan pemikiran-pemikiran guna memperluas adanya IPNU IPPNU di pulau Bali khususnya di kabupaten Tabanan”, Terangnya.
Sementara itu rekanita risma dari anggota IPPNU juga mengatakan, bahwasannya kegiatan hari ini sangatlah menarik, meski cuaca kurang mendukung tapi semangat teman teman ga pernah berkurang. Dan game-game nya pun juga seru, bisa menambah pengalaman dan melatih kekompakan

“Menurut saya kegiatan seperti ini juga sangat berguna untuk meningkatkan kekompakan antar anggota dan organisasi agar tetap solid dan asik, dan saya harap akan sering diagendakan kegiatan-kegiatan seperti ini lagi”, Tandasnya.
Penulis: Michael Andi
]]>